Komisi IV Sidak PBS di SDN 2 dan SMAN 2 Tenggarong2011-07-07 05:43:03
Tenggarong, Masa Penerimaan Siswa Baru (PSB) sejak dua minggu terakhir ini sudah mulai dilakukan oleh setiap sekolah. Tak terkecuali sekolah diwilayah Kabupaten Kutai Kartanegara. Berkaitan hal tersebut, Komisi IV DPRD Kukar yang membidangi masalah Pendidikan, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke 2 sekolah, yakni SDN 002 Tenggarong dan SMAN 2 Tenggarong. Sidak dilakukan menindaklanjuti informasi dari masyarakat, kalau proses PSB tahun ini terjadi pungutan liar alias pungli. “Kita melakukan inspeksi mendadak saat PSB berlangsung, sebab informasi yang kita terima dari masyarakat ada sekolah yang melakukan pungutan untuk biaya pendaftaran,” kata Max Donal anggota Komisi IV DPRD usai sidak, Selasa (5/7) lalu. Sejumlah anggota Komisi IV DPRD Kukar yang melakukan sidak diantaranya adalah, Max Donal Tindage, Siswo Cahyono, Sukardi, Kamarur Zaman, dan Ilyas Ibrahim. SDN 002 Tenggarong yang beralamatkan di Jalan KH Dewantara merupakan sekolah berstatus Rintisan Skeolah Berstandar Nasionao (RSBI). Dalam kunjungan tersebut, anggota dewan menanyakan tentang adanya pungutan yang dilakukan pihak sekolah terhadap calon siswa. “Ada pungutan yang dilakukan pihak sekolah yang digunakan untuk keperluan tes psikologi bagi calon siswa, karena sekolah tersebut adalah RSBI, sehingga memang memerlukan tahapan dalam proses seleksi penerimaan siswa baru. Pungutan memang diberlakukan karena sudah dapat persetujuan orang tua murid” kata Siswo Cahyono. Max Donal juga menambahkan kalau pungutan tersebut ternyata masih bisa dimaklumi. Pasalnya, sebagai sekolah yang bertatus RSBI harus tentunya harus melalui seleksi yang ketat. “Sementara pihak sekolah tidak memiliki anggaran untuk melaksanakan tes psikologi yang menggunakan jasa pihak ketiga. Selain itu pungutan ini sudah melalui rapat komite sekolah,” ujarnya. Sedangkan PSB di SMAN 2 Tenggarong berjalan lancar, tak ada pungutan yang dilakukan oleh pihak sekolah, kerena semuanya sudah didanai melalui BOS maupun BOSDA. Max Donal Tindage mengatakan sidak dilaksanakan untuk memastikan PSB berjalan objektif dan transparan. Ia meminta masing-masing sekolah tidak menerima calon siswa melebihi daya tampungnya. Dia berharap proses penerimaan siswa baru tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan para siswa dapat masuk sekolah pilihannya. “Semua harus dijalankan secara transparan, jangan sampai muncul isu-isu yang tak sedap. Kami di komisi IV akan terus melakukan pemantauan,” jelasnya. Awi
|