Walikota Buka Perkemahan CAI2011-07-07 05:53:17
SAMARINDA,Perkemahan Awal Tahun Ajaran (Permata) Cinta Alam Indonesia (CAI) XXXII tahun 2011 yang diikuti 625 pelajar-mahasiswa garapan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Bumi Perkemahan Pondok Pesantren Al Aziziyah Jl Bugis Mugirejo, 6-9 Juli, resmi dibuka walikota H Syaharie Jaang. “Kalau cinta alam ini ditanamkan dari sekarang, walikota tidak perlu susah-susah bicara hijau bersih sehat atau buang sampah dari jam 6 sore sampai 6 pagi. Apalagi di dalam perkemahan ini ditanamkan juga cinta alam dan kekompakan, yang dibawah lingkungan Ponpes Al Aziziyah dan LDII,” ungkap walikota dalam sambutannya. Walikota kembali menyambut baik kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian kepada generasi muda Samarinda, khususnya dari LDII menciptakan generasi muda yang cinta kepada Allah SWT melalui kedekatan dengan alam. “Kegiatan ini sangat baik untuk membangun karakter pemuda yang tangguh dan kuat, membangun rasa cinta bangsa, patriotisme dan nasionalisme sekaligus menumbuhkan kecintaan yang lebih lagi kepada Allah SWT melalui interaksi yang terbangun dengan alam sekitar,” ucapnya. dikatakannya, Saat ini dampak negatif pembangunan yang begitu pesat adalah budaya luar yang masuk tanpa bisa dibentuk, oleh karenanya Jaang mengajak agar generasi muda dapat menyaring informasi yang masuk sebagai bagian dari upaya penyelamatan generasi bangsa dari pengaruh globalisasi, tindakan amoral, dan pemakaian obat-obat terlarang. Didalam perkemahan ini, sebutnya juga akan membentuk jatidiri generasi muda sesuai tujuan dari kegiatan rutin tahunan ini. “Banyak orang pintar, belum tentu sukses kalau tidak bisa menempatkan diri. Agama, jatidiri, etika, moral harus ditanamkan dari sekarang. Saya berterima kasih atas kerja nyata LDDI dalam berpartisipasi membangun kota melalui generasi muda,” ucapnya. Sebelumnya perwakilan LDII Samarinda Boediyono mengatakan dalam Permata CAI ini akan membekali wawasan pengembangan jiwa entrepreneur, personality quantum dan menyikapi kemerosotan moral generasi penerus melalui pendekatan pemahaman budi pekerti berbasis religi. “Kita ingin membentengi generasi penerus agar tetap terjaga keimanan dan perilakunya terus positif,” imbuhnya. Dalam kegiatan yang dimeriahkan atraksi atlet silat dari Persinas ASAD, dihadiri pula Asisten III H Ridwan Tassa, Camat Sungai Pinang H Edy Maryadi, ketua LDII Kaltim Sutamsis, ketua Ponpes Ali Mahyudin.john.
|