Sultan Pantang Injak Tanah Selama Erau Berlangsung2011-07-08 06:57:35
TENGGARONG, Selama Erau berlangsung, Sultan Kutai Kartanegara ing Martadipura tidak boleh samasekali menginjak bumi atau tanah. Dihari Erau seperti saat ini Sultan HAM Salehuddin II harus berada di Keraton baik siang maupun malam hari. Semua kebutuhan Sultan tersedia di Keraton termasuk sediaan obat jika sekali waktu Sultan sakit, masuk angin misalnya. Sebagai Pemangku Adat Budaya dan Tradisi Kutai, Sultan HAM Salehuddin II selama Erau Tepong Tawar di Tanah Kutai seperti saat ini tidak kemana mana. Beliau dapat ditemui kapan saja di Keratonnya yaitu di Museum Mulawarman Tenggarong. Pasalnya saat Erau berlangsung dipatangkan baginya menginjakan kaki ke tanah. Oleh sebab itu semua keperluan sehari hari Sultan terutama saat Erau berlangsung seperti makan dan minum harus dipasok dari luar keraton. “Termasuk sediaan obat-obatan jika sekali waktu Sultan sakit,” ujar kerabat Sultan, H Aji Pangeran Hario Kesumo Poeger. Menurutnya Pengeran Poeger, untuk sediaan obat-obatan ini maka yang bertangung jawab dalam adalah Pangkon Margasari. Pangkon ini selalu standby 24 jam di Keraton Sultan berikut bahan obat-obatan herbal dalam bentuk tanaman dalam pot atau apotik hidup. Dikatakan Pangeran Poeger pangkon Margasari beranggotakan 11 orang yang semuanya terdiri para perempuan berprofesi ibu rumah tangga. Dimana setiap anggota Pangkon membawa sebuah pot berisi 6 jenis anakan apotik hidup. seperti Kencur, Lengkuas/Laos, Jahe, Melati, Kunyit dan Serai. Menurutnya, ke enam jenis bahan obat herbal itu memiliki kemampuan masing masing dalam mengatasi berbagai macam jenis penyakit. Misalnya jika Sultan terserang diare atau disentri maka obat herbal utama yang tepat dikonsumsi adalah Kunyit atau Curcuma Domestic. Jika tubuh beliau terasa pegal maka herbal utama yang digunakan adalah Serai atau Cymbopogon nardus. “Caranya sekitar 600 gram batang serai segar berikut akarnya direbus. Kemudian air hangatnya dimandikan, hasilnya tubuh kembali terasa segar. Kemudian Kencur atau Kaempferia galangal bermanfaat mengatasi batuk batuk dan radang mulut lainnya. Sedang Melati atau latinnya Jasminum sambac selain menimbuklan aroma harum pada tubuh juga jika direndam dan airnya diteteskan kemata mampu menjernihkan penglihatan. Sementara Jahe bisa meringankan Sakit Kepala atau Migrain (Sakit kepala sebelah). yd
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...