Naga Erau Dijaga 24 Jam oleh Penggawa2011-07-08 06:59:26
TENGGARONG,Replika dua buah Naga Erau yang sudah terpasang rapi sejak awal Erau yang berada di kiri dan kanan lorong Museum Mulawarman Tenggarong dijaga seorang Penggawa dalam waktu 24 jam sehari. Tugas Ponggawa akan berakhir jika kedua naga diturunkan untuk diulur (dilarung) di perairan Desa Kutai Lama Kecamatan Anggana pada akhir Erau nanti. Menurut salah seorang kerabat Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura, Haji Aji Pangeran Hario Kesumo Poeger, kedua Naga yang sudah terpasang sejak Erau dimulai itu terdiri dari Naga Laki (jantan) dan satunya berjenis Naga Bini (betina). “Yang Laki ada di sebelah kanan dari lorong museum ini dan perempuanya berada di kiri itu,” ujarnya. Terkait penjagaan Naga Erau tersebut oleh Penggawa, menurut Pangeran Poeger karena keduaaa naga ini setiap saat harus disawai (dimantera) atau diberkati secara adat Kutai. Kalau tidak demikian maka akibatnya bagi orang yang Lemah Bulu (nervous/letih/lemah semangat-red) atau Kemponan (orang yang melanggar adat-red) saat melintas di depan museum atau sang Naga bisa kesurupan. “Untuk menghindari hal itulah maka sang Naga harus Sawai sesuai adat Kutai yang berlaku,” ujarnya. Bahan yang digunakan Penggawa untuk menyawai (memberkati) kedua naga itu terdiri dari sesisir pisang Gapok atau pisang Saba yang biasa dibuat pisang goreng. Kemudian pedupaan yang bisa mengepulkan asap wangi dan semangkok air kembang serta sebuah lampu teplok yang terus menyala. Air kembang berisi 40 macam kelopak bunga ini oleh Penggawa dalam waktu tertentu dalam 24 jam selalu dipercikkan ke kepala hingga tubuh naga. Sedang pisang dapat diartikan sebagai makanan sang Naga dan lampu teplok berfungsi sebagai penerangan jika sekali waktu listrik PLN tiba-tiba mati. Semenara asap wangi pedupaan sebagai media yang dianggap paling cepat menyampaikan asa dan sejumlah harapan kepada Tuhan Sekalian Alam, Allah SWT. “Bagi warga masyarakat dan pengunjung Erau yang ingin memercikkan air bunga ke tubuh kedua naga atau mengipasi bara dipedupaan kami persilahkan asal dilakukan dengan tertib dan hikmad,” demikian ujarnya. yd
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...