Kapolda: Bela Siapa yang Benar Bukan yang Bayar Kunjungan Kerja Kapolda Kaltim ke Berau
2011-07-11 22:49:23
TANJUNG REDEB, Kapolda Kaltim Irjen Pol Drs Bambang Widaryatmo mengingatkan kerawanan konflik yang terjadi dari keragaman suku yang berdomisili di Kaltim, khususnya di Berau. Hal itu disampaikan Kapolda dalam arahannya saat tatap muka dengan seluruh jajaran anggota kepolisian Resort Berau Sabtu (9/7) di Mapolres Berau jalan Pemuda. Banyak arahan diberikan Kapolda Kaltim terkait penerapan seharusnya anggota polisi bersikap. Keragaman suku yang ada kata Kapolda bisa menjadi satu kekayaan dan kekuatan namun bisa menjadi potensi perpecahan berujung pada konflik etnis. Hal itulah yang ditekankannya perlu diwaspadai dengan mmeningkatkan kesiagaan. Menanggapi laporan Kapolres AKBP Enrdo Prasetyo terhadap kasus-kasus menonjol yang terjadi di Berau, seperti illegal logging, fishing dan oil, narkoba dan perjudian perlu dicermati. Dari jumlah kasus menonjol seperti disampaikan Kapolres, Kapolda memberikan penekanan terhadap kasus Narkoba. “Terlebih terhadap anggota, jangan sampai terlibat Narkoba karena akan saya tindak tegas, akan saya pecat dan siap-siiap kembali kemasyarakat dengan tidak terhormat, sekali lagi dengan tidak terhormat,” tegas Bambang. Tidak hanya Narkoba, yang harus dihindari, termasuk pelanggaran-pelanggaran lainnya. Diminta sebagai polisi agar mencintai masyarakat untuk dapat dicintai masyarakat. “Jangan melukai perasaan masyarakat dengan kelakuan menyimpang dilakukan anggota polisi. Perlu diingat, bela siapa yang benar bukan kepada siapa yang bayar,” tegas mantan Widyaiswara Utama Sespim Polri ini. Dari program-program unggulan yang dijalankan saat ini, disebtkan Bambang, belum menunjukan hasil-hasil yang sesuai dengan harapa masyarakat. “Saya katakan yang diraih saat ini masih ceperan saja,” sambungnya. Kaltim menurutnya saat ini dirancang menjadi barometer nasional dalam hal penanganan masalah. Dengan rancangan itu, Polda Kaltim menerapkan pola keroyok dalam menyelesaikan setiap masalah terutama program unggulan Polri. Sebelumnya, Kapolres Berau menyampaikan laporan umum kabupaten Berau serta hasil kerja Polres Berau mulai 2010 hingga 2011 terdata hingga akhir Juni 2010. “Terdapat beberapa kerawanan di Berau salah satunya masalah sarang burung walet, yang sementara masih terus diupayakan penyelesaiannya,” ungkap Kapolres Endro Prasetyo. Selain masalah sarang burung, juga terdapat masalah lain seperti kelangkaan BBM yang sudah beberapa kali disampaikan keluhan ini terhadap BP Migas. Juga masalah peredaran narkoba dan perjudian. “Kami sudah membuat pemetaan wilayah seluruh Berau, dari sini menjadi peta-peta bagi ring serse,” lapor Kapolres. Kunjungan Kapolda Kaltim Bambang Widaryatmo ini merupakan kunjungan pertama setelah menjabat sejak Maret lalu. Rombongan Kapolda tiba di Berau pada Jumat (8/7) dengan menggunakan pesawat Kal Star Aviation. Jumat malam hingga rombongan Kapolda menginap di resort Pulau Derawan dan kembali ke Tanjung Redeb pada Sabtu dan dilanjutkan dengan kegiatan tatap muka dengan seluruh jajaran Polres Berau. Sabtu malam kegiatan Kapolda dilanjut dengan silaturahmi dengan Bupati Berau dan sejumlah pejabat Berau. Rombongan kembali ke Balikpapan pada Minggu pagi. as
|