Unikal Bisa Menjadi PTNJika Provinsi Kaltara Terbentuk
2011-07-11 23:02:23
TANJUNG SELOR, Potensi Universitas Kaltara untuk menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sangat besar. Pasalnya, jika pemekaran daerah utara Kaltim menjadi Provinsi Kaltara dengan ibukota Provinsi di Kota Tanjung Selor maka sudah menjadi keharusan di sebuah provinsi baru harus memiliki sebuah Perguruan Tinggi Negeri yang letaknya berada di ibukota Provinsi. Hal ini di ungkapkan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Prof Dr M Ryaas Rasyid,MA di sela-sela memberikan kuliah umum kepada ratusan mahasiswa Unikal beberapa waktu lalu. Dalam kuliah umumnya Ryaas Rasyid pun menjelaskan bahwa dari beberapa ibukota Provinsi baru seperti di Mamuju Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Manokwari di Provinsi Papua Barat serta beberapa ibukota provinsi baru lainnya kini telah memiliki PTN sehingga peluang Unikal yang terletak di Tanjung Selor sangat berpeluang untuk menjadi PTN jika Kaltara terbentuk dengan ibukota di Tanjung Selor. “Oleh karena itu kita sangat berharap agar Unikal bisa segera mempersiapkan diri baik mempersiapkan sarana maupun prasarananya dan yang terpenting meningkatkan kualitas para pendidiknya. Dosen harus berkualitas, dan kalau ada dosen yang dinilai masih kurang berkualitas ya di kuliahkan lagi, sebab bagaimana mahasiswanya bisa berkualitas jika tenaga pengajarnya tidak memiliki kualitas yang baik,” ungkap Ryaas Rasyid. Kepada mahasiswa Ryaas Rasyid mengingatkan agar mahasiswa dalam belajar tidak sekedarnya saja terutama saat pertemuan dengan dosen di ruang kelas, namun yang terpenting harus bisa dilakukan mahasiswa dengan belajar sendiri. Oleh karena itu di ruang lingkup kampus maupun di daerah harus bisa memiliki perpustakaan yang cukup memadai sehingga mahasiswa bisa banyak membaca. “Selain itu kampus juga harus dilengkapi dengan Laboratorium yang memadai, sebab dalam proses belajar mengajar di ruang biasanya hanya di lakukan dalam satu hingga 2 jam saja, sehingga perlunya dilakukan belajar di luar kelas seperti di Laboratorium dan rajin ke perpustakaan. Saya yakin mahasiswa disini bisa memiliki kualitas dengan catatan tidak harus memiliki rasa minder terutama dengan mereka yang berada di kota besar tidak berarti mereka itu lebih pintar,prinsipnya belajar dan rajin membaca buku,” jelas Ryaas Rasyid. Ryaas Rasyid menambahkan selain fasilitas seperti laboratorium dan perpustakaan, mahasiswa juga di harapkan agar bisa menguasai bahasa asing bahkan tidak hanya bisa menguasai bahasa Inggris yang merupakan bahasa Internasional namun perlu nya untuk bisa menguasai bahasa asing lainnya. Sementara itu Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Kaltara yang di temui Poskota Kaltim menuturkan bahwa kunjungan Wantimpres beserta rombongan dalam rangka melihat kesiapan Tanjung Selor sebagai calon ibukota provinsi Kaltara memberikan nilai tersendiri terhadap rencana pemekaran di wilayah utara Kaltim. “Kita sebagai mahasiswa memberikan apresiasi yang sangat baik terhadap kunjungan pak Ryaas Rasyid terutama setelah memaparkan secara gamblang tentang rencana pemekaran di wilayah utara Kaltim ini,dan yang terpenting kita telah mengetahui bahwa rencana tersebut merupakan kepentingan Nasional. Selain itu pemaparan yang telah di sampaikan wantimpres tersebut telah menjawab semua kekhawatiran masyarakat yang ada di wilayah utara terutama yang menyangkut tentang dana bagi hasil termasuk alokasi pembiayaan terhadap daerah yang baru di mekarkan. Intinya dengan pemekaran ini masyarakat dan pemerintah daerah yang ada di 5 kabupaten dan kota tidak akan di rugikan justru yang akan nampak nantinya adalah pembangunan yang sangat di harapkan masyarakat,” jelas Erwin. vic
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...