Kepala Desa Tumpuan Masyarakat2011-07-12 23:11:36
TANAH GROGOT, Bupati Paser HM Ridwan Suwidi menegaskan bahwa Kepala Desa selain berperan sebagai ujung tombak pelaksanaan pembangunan di desa, juga sebagai tumpuan masyarakat. Semua permasalahan, kegiatan dan tahapan pembangunan akan dilaporkan oleh masyarakat kepada kepala desa. “Ini menjadi salah satu tugas pokok kepala desa dalam melayani masyarakat, yang penuh dengan romantika dan dinamika, serta rasa ingin pembangunan yang lebih baik,” kata Bupati saat memberikan sambutan pada sosialisasi pembangunan di aula kantor Camat Batu Sopang, beberapa hari lalu. Oleh karena itu Bupati tertua di Nusantara ini mengharapkan agar para kepala desa bisa melayani rakyat seikhlas mungkin, dan dengan suasana yang kejiwaan tinggi. “Kalau pun kita tidak bisa memenuhi harapan masyarakat karena keterbatasan kemampuan yang kita miliki, maka paling tidak kita punya sopan santun kepada mereka,” kata Bupati memberi petuah. Setiap penyelesaian masalah oleh Kepala Desa, kata Bupati, harus menyentuh langsung inti permasalahan, sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada. “Seorang kepala desa adalah publik figur, oleh karena itu harus bisa berkomunikasi melalui kata-kata yang manis dan simpatik,” lanjutnya. Bupati melanjutkan, bahwa kepala desa juga menjadi bagian penting dari cita-cita pembangunan Paser Bangkit 2013. Untuk mencapai target itu, berbagai terobosan dilakukan pemerintah pada 2012 dengan melakukan perbaikan di segala bidang mulai dari tingkat desa ke kecamatan, dan dari kecamatan ke kabupaten. “Kita mati-matian meningkatkan kualitasi hidup masyarakat di bidang pendidikan dan kesehatan. Selain itu jalan-jalan desa yang belum memadai harus dikerjakan tahun 2011 dan 2012, supaya target 2013 bisa tercapai untuk kita persembahkan kepada masyarakat Paser. Jalan adalah sentral kebijakan yang harus dituntaskan sebelum 2013,” tegas Bupati. “Pada pembangunan 2011 ini peranan Kades sangat menentukan. Hanya dengan persetujuan Kades dan Camat maka proyek bisa dibayarkan,” lanjutnya. Bupati menepis anggapan sebagian orang yang mengatakan bahwa dengan adanya pembangunan monumental di Tanah Grogot seperti RSUD, hotel, bandara udara dan jembatan menuju Sungai Tuak, pemerintah akan mengabaikan pembangunan di desa. (hms)
|