MOS SMKN 2 Libatkan Polda Kaltim

2011-07-12  23:38:04

BALIKPAPAN, Hari pertama masuk sekolah, SMK Negeri 2 Balikpapan melibatkan beberapa institusi untuk ikut membantu memberikan pembekalan siswa baru sebelum mereka mengikuti proses belajar mengajar rutin berupa pembekalan masalah tertib lalulintas, Undang-undang Lalulintas serta siapa saja yang berhak mengemudi kendaraan bermotor termasuk pembinaan lingkungan hidup dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) serta tindakan preventif bagi kenakalan remaja.
Kepala SMK Negeri 2 Balikpapan Hj Siti Sahari Bunga mengatakan pihaknya gantikan perpeloncoaan dengan Masa Orientasi Siswa (MOS) melalui beberapa pendekatan yang berhubungan dengan aktifitas siswa baru sebelum mereka mendapatkan pelajaran resmi melalui proses belajar mengajar. Menurut dia hal itu penting sehingga para siswa baru memahami benar apa yang menjadi visi dan misi SMK Negeri 2.
Para siswa baru ini diharapkan mengerti benar tentang pendidikan melalui SMK, mereka juga harus memahami masalah disiplin sekolah sehingga mereka tidak sekedar belajar tapi harus mampu menerapkan tata tertib yang ada disekolah ini, apalagi mereka itu sebelumnya berasal dari lingkungan SMP tapi kini sudah meningkat satu tingkat dan telah berada di tingkat SLTA.
‘’Kami memang inginkan agar siswa baru ini benar-benar memahami masalah disiplin sekolah karena banyak anak-anak sekarang sudah jauh dari pengertian disiplin, melakukan berbagai kegiatan tanpa didasari dengan tata tertib atau disiplin padahal siswa diajarkan tidak hanya menguasai ilmu pengetahun tapi juga soal etika dan moral,’’ kata Siti Sahari.
Dijelaskan, untuk hari pertama ini mengundang jajaran kepolisian untuk memberikan pembekalan bagi siswa baru sebelum mereka masuk dalam kegiatan rutin yakni belajar mengajar sehingga mereka memahami benar peran siswa baik disekolah maupun dilingkungan atau diluar sekolah termasuk masalah tertib lalulintas.
Lanjut dia, sekarang ini banyak siswa yang dating ke sekolah membawa kendaraan padahal mereka belum berhak membawa kendaraan karena tidak mempunyai surat ijin mengemudi (SIM), ini perlu diberikan pencerahan sehingga anak-anak ini mengerti benar soal disiplin berlalulintas baik saat membawa kendaraan maupun ketika hanya berjalan kaki saja termasuk masalh SIM.
Memang, lanjutnya, ini sudah menjadi program rutin setiap tahun ajaran baru dan pihaknya merencanakan para siswa baru harus memahami benar arti pendidikan secara menyeluruh sehingga mereka tidak hanya menguasai Ilmu Pengetahun dan Teknologi (Iptek) namun memahami benar peran siswa dalam kehidupan sehari-hari.
Perwira Melati dua Bidang Bimas Polda Kaltim ketika menyampaikan berbagai materi soal berlalulintas yang baik, siapa saja yang berhak mendapatkan SIM dan bolehkan seorang yang belum cukup umur untuk mendapatkan SIM membawa kendaraan, masalah kenakalan remaja dan kejahatan narkoba.
Perwira menengah Polda Kaltim ini mengatakan saat ini banyak anak-anak remaja terlibat kenakalan remaja, terlibat pada kejahatan narkoba juga banyak siswa yang belum cukup umur tapi sudah membawa kendaraan dan yang lebih para lagi ikut-ikutan balapan liar padahal sangat berbahaya baik untuk pribadinya maupun bagi orang lain.
Saat ini, kata dia, jumlah kejahatan narkoba, minuman keras (Miras), kenakalan remaja muncul diberbagai tempat dan yang lebih memprihatinkan lagi yang terlibat justru anak-anak remaja yang masih usia sekolah, ini yang ingin kami jelaskan bahaya dan kemungkinan sangsi hukum bagi yang terlibat.
Sementara dibagian lain, Kepala SMK Negeri 2 menjelaskan, siswa baru sebelum mengikuti proses belajar mengajar akan dibekali banyak pengetahun ekstra kurikuler dengan satu harapan mereka bisa menjadi duta-duta ketika berada diluar sekolah seperti masalah lingkungan hidup (LH).
Selain itu kami akan aktifkan kembali Patroli Keamanan Sekolah (PKS) bekerjasama dengan Satlantas Polresta Balikpapan, karena selama ini SMK Negeri 2 sudah memiliki tim PKS yang membantu para guru dalam mengatur siswa ketika akan masuk halaman sekolah maupun keluar sebab biasanya di jalan raya banyak kendaraan bermotor tapi dengan adanya PKS maka mereka ikut mengatur lalulintas sehingga tidak menimbulkan kecelakaan lalulintas.
Akhir Juli nanti sekitar tanggal 27 Juli aka nada penyuluhan HIV / AIDS, ini memang sangat perlu kami bekali pada semua siswa tidak hanya siswa baru karena saat ini bermunculan penyakit berbahaya itu, kalau para siswa sudah mengerti soal bahaya penyakit meatikan itu maka dipastikan mereka akan menghindari hal-hgal negative dan bisa juga mereka memberikan penyuluhan diluar sekolah terhadap teman-temannya. ***

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1232 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...