Ramadhan Dipastikan Volume Sampah Samarinda Naik2011-07-14 06:33:19
SAMARINDA, Setiap Ramadhan, pekerjaan ekstra selali dialami Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Samarinda. Penyebabnya meningkatkanya volume sampah khususnya rumah tangga. Sebelum Ramadhan, volume sampah rumah tangga berkisaran 400 ton per hari, namun jika pada Ramadhan diperkir akan menjadi sekitar 480 ton lebih per hari. "Kenaikan produksi sampah ini disebabkan aktivitas memasak warga di Samarinda yang mayoritas muslim meningkat. Belum lagi jumlah penduduk yang selama setahun terakhir meningkat drastis," ujar Kepala DKP Samarinda Sugeng Chaerudin kepada Poskota Kaltim. Jumlah warga Samarinda kini mencapai lebih 770 ribu jiwa. Jumlah ini terus meningkat, yang berimbas juga pada kenaikan volume sampah. "Aktivitas masak menjadi dua kali lipat selama Ramadan. Selain, untuk santapan sahur dan berbuka, juga banyak masyarakat yang memasak lebih untuk berjualan. Itu dapat dilihat dari aktivitas yang mudah ditemui setiap sorenya di pasar Ramadan dan pedagang dadakan," ungkapnya. Peningkatan sampah dipastikan akan kembali terjadi mendekati Lebaran nanti mencapai 50 persen. Kemudian 3 hari sebelum (H-3) Lebaran, akan terjadi peningkatan hingga 70 persen. Hal ini sudah diantisipasi pihaknya dengan mengerahkan dan memaksimalkan semua petugas kebersihan. Hal itu juga dilakukan, selain bertepatan dengan Ramadan juga menyambut peringatan HUT ke-65 RI. "Kami sudah mensterilkan ruas jalan protokol dan drainase dari sampah yang dibuang sembarangan. Yang diutamakan di kawasan pemasangan bendera nantinya yakni di Jl Kesuma Bangsa," jelasnya. Ia menambahkan, saat ini pihaknya tengah mengupakan agar kesadaran warga meningkat untuk dalam membuang sampah pada tempatnya. Sebab, dengan membuang sampah sembarangan, maka pihaknya yang justru akan kesulitan menangani sampah dari ratusan ton yang dibuang warga Samarinda. Lantaran dengan keterbatasan personel serta armada yang ada. "Makanya kami harap dukungan semua warga Samarinda agar dapat membuang sesuai dan waktu yang ditentukan. Karena kesalahan itu, maka akan berdampak terhadap banjir yang justru akan dialami warga Samarinda sendiri," pungkasnya. aon
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...