Rp 250 Juta 1 Emas Bagi Atlet KaltimMenuju Prestasi PON 2012 Riau 2011-07-20 11:38:01
SAMARINDA, Untuk meraih kesuksesan menuju prestasi PON ke XVIII 2012 mendatang yang digelar di Pekanbaru Riau, Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menyatakan akan memberikan kepada seluruh atlet Kaltim yang berjuang dieven tersebut dengan bonus sebesar Rp 250 juta bagi atlet yang meraih 1 emas di PON tersebut. Hal itu dinyatakan gubernur pada saat Rapat Koordinasi Persiapan PON ke XVIII 2012 sebagai upaya mempertahankan posisi ke III besar yang digelar di Lamin Etam Samarinda kemarin. “Inikan masih usulan. Tapi, saya yakin dengan memberikan bonus Rp 250 juta per emas bagi atlet yang meraihnya tentunya wajar. Sebab, jika melihat bonus bagi atlet yang berada di provinsi lain, saya pikir tidak ada masalah jika Kaltim memberikan bonus demikian. Hanya saja, hal itu kan harus dikoordinasikan kembali dengan KONI Kaltim,” ujar Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak kemarin usai Rapat Koordinasi bersama jajaran KONI Kaltim dan seluruh Pengprov Kaltim. Dikatakannya, dengan memberikan bonus tersebut diharapkan atlet Kaltim yang berjuang di PON Riau nanti mampu meraih prestasi yang membanggakan bagi daerah, terutama mampu mempertahankan prestasi III besar. “Oleh karena itu, saya katakana, di Riau nanti atlet Kaltim itu berperang untuk meraih kemenangan. Jadi, anggap saja itu medan perang yang harus dihadapi dengan sekuat tenaga dan pikiran, sehingga prestasi yang diharapkan benar-benar terwujud. Ya, itu hanyalah istilah saya saja,” tegasnya. Karenanya, lanjut dia, dengan menuju medan perang, diharapkan seluruh elemen masyarakat, baik seluruh Kepala SKPD di lingkungan Pemprov Kaltim dan seluruh pengusaha swasta dan perusahaan besar yang beraktivitas di Kaltim harus mendukung atlet-atlet Kaltim untuk meraih prestasi tersebut. Sedangkan keterlibatan Kepala SKPD di lingkungan Pemprov Kaltim sebagai SKPD pembina, gubernur menyebut, hal itu tidak lain adalah agar seluruh SKPD tersebut dapat peduli dengan pembinaan atlet Kaltim di masing-masing Cabor di Kaltim. “Mereka itu merupakan mata-mata saya, yakni mata-mata dan telingan Gubernurlah untuk melakukan pembinaan. Jadi, apa yang menjadi keluhan atlet di masing-masing cabor dapat diketahui secara jelas,” ungkapnya. Makanya, lanjut dia, PON yang nanti digelar di Riau adalah medan perang bagi para atlet Kaltim. Karenanya, atlet Kaltim harus siap perang untuk meraih prestasi tersebut. Sementara itu, untuk mensukseskannya lagi prestasi atlet Kaltim di PON Riau nanti, gubernur berharap seluruh bapak angkat yang telah ditunjuk untuk membina di masing-masing cabor, sedianya dapat mendukung pembinaan yang dilakukan masing-masing cabor yang dibinanya. “Karena meraih prestasi di PON nanti tidaklah mudah, maka saya mengajak seluruh bapak angkat yang telah ditunjuk dapat hadir ketika rapat-rapat koordinasi yang akan dilakukan selanjutnya, sehingga apa yang dikoordinasi ini benar-benar dapat meraih hasil yang baik ke depannya,” timpalnya. Pantauan wartawan, tampak hadir juga para anggota DPRD Kaltim, baik yang termasuk sebagai Ketua Umum Pengprov Cabor Kaltim maupun pembina dari unsur legislatif. mar
|