Atlet Kaltim Sambut Positif2011-07-20 11:38:51
SAMARINDA, Atlet dan pelatih Kaltim menyambut positif langkah Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak menetapkan bonus untuk PON XVIII Tahun 2012 di Riau, sebesar Rp250 juta atau lebih besar dari PON XVII 2008 dengan nilai Rp150 juta. "Kepastian bonus ini akan menjadi penyemangat kami untuk giat dalam berlatih, dan mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya sehingga kami bisa mendaptakan hasil yang memuaskan,," kata Ardiansyah atlet gulat grego Kaltim, Rabu (19/7). Menurut Ardiansyah, yang saat ini juga tergabung dalam timnas SEA Games 2011, bonus tidak hanya menjadi perangsang atlet Kalimantan Timur yang sudah punya prestasi di tingkat nasional. Namun bagi mereka yang belum berprestasi tentunya juga akan termotivasi untuk bisa mendapatkan bonus yang nilainya cukup besar. "Tentu konsekwensinya teman-teman atlet harus berlatih dengan keras, karena masih ada waktu bagi mereka untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin," jelas Ardiansyah. Sementara itu Muslimin pelatih Anggar Kaltim juga menanggapi positif telah diumumkannya bonus PON XVIII tahun 2012 jauh hari sebelum pelaksanaan PON. Karena menurut Muslimin, masih ada interval waktu yang panjang bagi atlet Kalimantan Timur untuk mempersiapkan diri menuju PON 2012. "Terlebih saat ini beberapa cabang masih menjalani kejurnas pra-kualifikasi PON, tentunya dengan adanya pengumuman bonus ini akan menambah motivasi mereka untuk lolos pada PON 2012," terang Muslimin. Tanggapan positif atas diumumkannya bonus itu, juga dilontarkan oleh Ketua Litbang KONI Kaltim, Achmad Subhan, yang menegaskan bahwa Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak telah membuka jalan dilaksanakannya program KONI Kaltim untuk mempertahankan target tiga besar. "Harapan kami bonus ini terus berlanjut dengan dukungan pemerintah dalam melaksanakan program persiapan PON seperti TC desentralisasi, dan sentralisasi yang telah dijadwalkan oleh KONI," jelas Achmad Subhan. Dukungan itu lanjut Subhan dalam berbagai hal seperti dukungan dana untuk pembiayaan TC puslatda, dan adanya kebijakan khusus dari pemerintah provinsi dalam menggunakan venus sebagai sarana latihan atlet. "Jangan sampai kita sudah mencanangkan bonus, tetapi tidak dibarengi dengan langkah berikutnya untuk kemudahan dan suksesnya persiapan atlet menuju PON 2012," jelas Subhan. Ketua Harian pengprov PSASI Kaltim, Said Irwan menambah bahwa perhatian pemerintah juga harus memperhatikan kesulitan teknis yang dirasakan cabor tertentu. "Seperti Ski Air dalam pelaksanaan latihan selain Venus kami juga kesulitan mendapatkan bahan bakar, kami berharap kesulitan seperti ini bisa dicarikan solusi sehingga semua cabor bisa melakukan persiapan atletnya seoptimal mungkin," tegas Said Irwan.at
|