Fatimah Dukung Proyek JM II Diambil Alih Pemprov2011-07-22 10:55:02
SAMARINDA, Keinginan anggota Komisi III DPRD Kaltim, Sudarno, yang meminta Pemprov Kaltim mengambil alih pembangunan Jembatan Mahakam Kota (Mahkota) II mendapat respon positif dari Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda Hj Fatimah Asyari. Dia secara pribadi sangat mendukung rencana tersebut agar jembatan tersebut dapat segera difungsikan. "Alhamdulillah. Secara pribadi saya sangat berterima kasih bila pengambil alihan pembiayaan proyek Jembatan Mahkota II tersebut dapat segera terealisasi. Agar jembatan tersebut dapat segera berfungsi dalam rangka mengurangi kemacetan dan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat," kata Fatimah Asyari, Kamis (21/7) kemarin. Menurutnya, langkah itu diambil salah satunya adalah penyelamatan untuk kelangsungan dan penyelesaian proyek Jembatan Mahkota II yang hingga saat ini belum rampung. "Dan ini menurut saya merupakan bentuk kepedulian pemerintah provinsi terhadap ibu kota Kaltim ini. Karena dengan campur tangan pemprov saya yakin pembanbunannya akan segera dapat dirasakan. Tentu dengan resiko pembiayaan ditangani juga oleh pemprov," ungkapnya. Sebelumnya, Sudarno, meminta Pemprov Kaltim mengambil alih pembangunan Jembatan Mahkota III yang hingga sekarang mangkrak dan tak jelas kapan selesai. Menurut Sudarno, selesainya pembangunan Mahkota II merupakan solusi kemacetan arus kendaraan yang menumpuk di Jembatan Mahakam akibat belum maksimalnya pemungsian Jembatan Mahakam Ulu. "Dari pada membangun jembatan kembar di samping Jembatan Mahakam yang harus diikuti dengan pembangunan jalan layang, Pemprov lebih baik membantu penyelesaian pembangunan Jembatan Mahkota II," kata Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kaltim ini. Sebagaimana diaketahui, proyek Jembatan Mahkota II dibangun sejak 2003 oleh PT Agrabudi Karyamarga selaku kontraktor pelaksana bakal mendapatkan kucuran dana melalui APBN Perubahan 2011 senilai Rp173 miliar. Besaran dana itu akan digunakan untuk pemasangan ca-ble stayed atau kabel bentang tengah jembatan. Dalam pada itu, Mahkota II memiliki nilai kontrak tahap I Rp353,254 miliar memiliki panjang sekitar 648,50 meter dan lebar 13 meter saat ini progres fisik mencapai 69 persen dengan pekerjaan terakhir pembangunan Pylon 7 dan 8 dengan ketinggian 103 meter. Selama pekerjaan pembangunan Jembatan Mahkota II hingga kini alokasi anggaran sudah terserap mencapai Rp73,4 miliar bersumber dari APBD Samarinda. Sedangkan untuk subsidi Pemprov Kaltim terserap Rp131 miliar dan APBN Rp49 miliar. Sedangkan untuk melanjutkan tahap kedua dengan kegiatan pemasangan cable stayed, bentang tengah dan pembuatan lantai tengah jembatan maka Pemkot sudah mengusulkan dana Rp180 miliar di melalui APBN. Proyek pembangunan Jembatan Mahkota II direncanakan memiliki panjang sekitar 648,50 meter dan lebar 13 meter saat ini progresnya telah berada pada posisi 72,78 persen dengan pekerjaan pylon 7 dan 8. aon
|