Menang di Pemilu 2014 Harga Mati Buat Partai Golkar2011-07-26 04:45:44
Tenggarong, Sekretaris DPD Partai Golkar Kukar H Awang Yacoub Luthman menegaskan, kemenangan pada Pemilu 2014 mendatang yang sudah diambang pelaksanaan, merupakan harga yang tak bisa ditawar lagi buat Partai Golkar. Menang di Pemulu 2014 adalah harga mati, untuk mengembalikan kejayaan partai Golkar. Oleh karenanya saatnya seluruh pengurus dan kader merapatkan barisan guna mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2014. Penuturan itu disampaikan Awang Yacoub Luthman saat membuka Pelatihan Kader Teritorial Desa (Karakterdes) di Kecamatan Tenggarong Seberang, pada Selasa (12/7) di Balai Umum Kecamatan Tenggarong Seberang. “Karakterdes yang dilaksanakan ini merupakan amanah partai yang mesti digelar. Penggalangan kekuatan harus dilakukan mulai saat ini guna mempersiapkan untuk Pemilu 2014 mendatang. Diera kegolkaran seperti sekarang ini merupakan masa untuk melakukan pengkaderan, sebab menangnya Partai Golkar tidaklah secara tiba tiba, perlu perjuangan dan tengtunya atas ridho dari Allah SWT,” papar Awang Yacoub Luthman. Awang Yacoub juga menekankan, kalau Karakterdes adalah bagian proses untuk menyatukan langkah seluruh kader ditingkat desa agar menjadi kekuatan yang besar dalam menghadapi momen penting untuk kepentingan partai. “Penyatuan rasa, hati dan langkah perlu dilakukan seluruh kader Partai Golkar. Tak ada kata lain Golkar Kukar harus menang di 2014, karena suara rakyat adalah suara Golkar dan mari juga kita sukseskan pelaksanaan Gerbang Raja untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat,” tandas Awang Yacoub Luthman. Sementara itu Ketua Panitia Karakterdes Tenggarong Seberang Lalu menyatakan dengan tegas kalau seluruh kader Partai Golkar yang mengikuti pelatihan merupakan kader kader pilihan yang siap untuk mengamankan dan mendukung kebijakan Partai Golkar.“Kader Partai Golkar tentu saja harus tunduk dan mentaati aturan dan kebijakan yang dikeluarkan partai,” tandas Lalu.awi/kip
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...