Bupati dan Walikota Berperan Turunkan Penyalahgunaan Narkoba

2011-08-01  14:55:30

SAMARINDA, Wakil Gubernur Kaltim H Farid Wadjdy  yang juga Ketua Umum  Badan Narkotika Provinsi (BNP) Kaltim,  sangat prihatin terhadap maraknya pengedaran Norkoba dewasa ini, maka dari itu  diminta  seluruh bupati dan walikota bisa berpartisipasi   memberantas penyalahgunaan  dan  menurunkan pengguna Narkoba.
"Peredaran dan penyalagunaan Narkoba sekarang sudah sangat memprihatinkan, maka dari itu kita harapkan partisipasi seluruh  bupati dan walikota  dalam upaya  menurunkan atau memberantas penyalagunaan Narkoba,"jelas Farid Wadjdy kepada media ini  belum lama ini.
Lebih lanjut Farid  mengatakan, seperti diketahui, pada tahun 2015 nanti negara-negara di Asia bertekad bebas dari narkoba, dan Indonesia sudah mencanangkan Program Zero Narkoba. Melalui program tersebut dimaksudkan untuk memacu          pemberantasan narkoba secara simultan. Pencapaian simultan itu meliputi tiga rencana yang harus dilaksanakan yaitu, Melakukan pencegahan munculnya korban-korban baru pengguna narkoba. Pemberian terapi kepada korban sehingga mereka mampu kembali normal saat berada di lingkungan sosial. Dan Pendekatan hukum.
"Sementara itu, pihak terkait yang diserahi tanggung jawab dalam Program Zero Narkoba adalah Badan Narkotika, Kepolisian dan jajaran penegak hukum. Namun demikian program tersebut tidak mungkin dapat terwujud dengan baik tanpa melibatklan para-pihak terkait lainnya. Harus ada jalinan kerjasama dengan masyarakat hingga level terbawah,"ujarnya.
Ditambahkan, jika dilihat dari pelakunya, maka para pengguna Narkoba sudah merasuki semua lapisan masyarakat, dari orang dewasa, pemuda dan remaja, bahkan anak-anak. Tidak saja masyarakat perkotaan, tetapi kini juga sudah menyebar di hampir semua tempat, di pelosok pedesaan, kampung-kampung dan pedalaman. Hal ini dimungkinkan karena wilayah Kaltim yang sangat luas, tidak mungkin sepenuhnya dapat terpantau oleh pihak berwajib. Karena itu, perlu dilakukan pengetatan pemeriksaan pada pintu-pintu masuk bandar udara, pelabuhan laut dan lintas batas negara di Utara Kaltim.Selain itu, tidak kalah pentingnya untuk terus dipantau perkembangannya adalah peredaran narkoba di Lapas dan Rutan karena sebagian besar penguni Lapas dan Rutan di daerah ini adalah pelaku yang terlibat dalam tindak penggunaan dan peredaran narkoba.
"Oleh karena itu, terhadap narkoba maupun penyebaran penyakit HIV/AIDS tersebut, kita tidak boleh lengah dan harus segera mengambil langkah-langkah yang tepat. Kiita perlu segera bertindak, karena bila kita lengah, maka akan kehilangan generasi penerus bangsa,"terang Farid.
menuurtnya, program Zero Narkoba, komitmen dan kerjasama dari semua pihak, perlu dipertegas dan dikuatkan dalam suatu jalinan yang kompak. Karena itu di tegaskan lagi, tugas dan tanggung jawab ini bukan hanya ditumpukan pada Badan Narkotika, Kepolisian dan penegak hukum, tetapi juga tertuju pada tindividu-individu, keluarga dan kelompok-kelompok dalam lingkungan sosial di masyarakat. mar   

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1232 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...