Dewan Minta Pemerintah Jaga Kestabilan Harga Selama Ramadhan2011-08-01 14:58:26
SAMARINDA, Menjelang bulan Ramadhan, harga berbagai komoditi cenderung naik. Salah satu faktor penyebab kenaikan harga ini adalah peningkatan permintaan dari masyarakat luas. Hal ini wajar karena ditinjau dari segi ekonomi jika permintaan naik, maka kemungkinan besar harga akan naik. Namun, yang menjadi permasalahannya adalah kalau kenaikan harga itu terlalu besar atau terjadi lonjakan harga yang melampaui ambang batas kewajaran.Untuk Itu Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim menghimbau kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim maupun instansi terkait seperti Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kaltim untuk menjaga kestabilan harga komoditi khususnya sembako selama Ramadhan. Untuk mengantisipasi lonjakan harga komoditi atau kenaikan harga yang terlalu besar menjelang bulan Ramadhan tersebut kata Anggota Komisi II, Siti Qomariah seperti melakukan program operasi pasar (OP) atau inspeksi mendadak (Sidak) dengan melakukan pengecekan secara rutin untuk mengetahui data-data pasti penyebab kenaikan harga yang dilakukan pedagang. "Masyarakat pada umumnya membeli barang-barang, terutama kebutuhan pokok dalam jumlah atau kuantitas yang lebih besar, untuk itu perlu keterpaduan semua bidang untuk mengantisipasi agar jangan sampai terjadi kenaikan harga yang terlalu tajam dan perlunya pengamanan untuk jalur distribusi," tegasnya. Selain menjaga kestabilan harga, politisi asal Partai Amanat Nasional (PAN) ini pun menghimbau agar pemerintah intens melakukan pemantauan ke pasar untuk mengantisipasi penimbunan dan kekurangan stok bahan pokok. Dan meminta agar para pedagang tidak melakukan penimbunan barang yang mana hal tersebut juga bisa menimbulkan kenaikan harga di pasaran sehingga dapat merugikan konsumen, utamanya masyarakat menengah ke bawah. "Jangan sampailah masyarakat terutama yang menengah kebawah menjadi tambah beban dengan lonjakan harga selain itu pula diperparah dengan terbatasnya stok bahan yang diakibatkan oleh penimbunan pedagang. Untuk itu kami berharap segera kepada pihak terkait untuk mengantisipasi hal ini," imbuhnya. hms/adv
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...