Polisi Mesti Usut Penganiayaan Oleh Mantan PSK2011-08-02 07:08:34
SAMARINDA, Polisi mesti mengusut kasus penganiayaan yang dilakukan mantan Pekerja Seks Komersial (PSK) bernama Karin di Gang Nikmat terhadap keluarga Tulus Setiawan. Diketahui bahwa keluarga besar Tulus kerap mendapat perlakuan tidak semestinya dari pelaku. "Yang paling parah adalah istri dan anak Tulus selalu dipaksa mencari dan memakan kutu dari kelamin pelaku," kata Narti warga Jl DI Panjaitan. Narti mengaku sejak kasus ini terungkap, dirinya sedikit prihatin dengan kondisi korban. Banyak sekali penyimpangan yang dilakukan pelaku terhadap korban. "Contohnya Tulus yang diharuskan menyetorkan uang hasil menarik angkot kepada wanita yang mengaku sunan ini, sementara sang Istri Purwandari harus menunggu pembagian dari perempuan paruh baya ini," kata Tulus. Sementara itu Purwandari membenarkan tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh Karin. "Kami sekeluarga terus mendapat penganiayaan dari ibu Karin. Tiga anak saya selalu diketok, bahkan si kembar yang paling sering mendapat perlakuan tidak menyenangkan, seperti lidahnya kerap dikerik menggunakan sendok," kata Purwandari. Ditanya alasan mereka tidak melaporkan hal ini Purwandari mengaku takut. Sementara sang suami menunggu petunjuk alim ulama yang selama ini membimbing mereka. Ditanya harapanya, Ibu 3 anak ini mengharapkan pelaku mendapatkan ganjaran yang setimpal. "Sermoga dia mendapatkan hukuman yang setimpal, dan jangan sampai pelaku dibebaskan," katanya. Ditanya apakah ia akan melaporkan kejadian ini, Purwadari mengaku menyerahkan kepada suaminya. M4n
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...