Harga Daging Sapi Bergerak Naik2011-08-03 07:56:36
SAMARINDA, Harga daging sapi yang dijual oleh pedagang di pasar Segiri dan Pasar Pagi 2 hari Ramadan 1432 Hijriah, bergerak naik mencapai Rp85.000/kilogram. Kenaikan daging ini diperkirakan banyaknya pembeli yang memerlukan untuk kebutuhan berjualan makanan saat berbuka. "Harga daging sapi di dua pasar tradisional mencapai Rp85.000/kilogram atau naik sekitar Rp10.000 dari harga sebelumnya," kata Rusmiyati, salah seoarang pembeli daging di pasar Segiri, Selasa (2/8). Menurutnya, naiknya harga daging sapi itu dimungkinkan karena tingkat permintaan dari masyarakat juga terbilang tinggi sehingga para pedagang pun memanfaatkan momen datangnya bulan Ramadhan tahun ini. "Harga daging sapi melonjak tajam mulai hari ini. Sedangkan harga kebutuhan sembako seperti beras, minyak goreng curah, sirup, bumbu-bumbu-bumbuan naiknya Rp1.000-Rp3.000 saja," ungkapnya. Hal serupa dikatakan, Murni, salah seorang warga yang ikut membeli daging sapi di pasar Segiri. Dia mengatakan, harga daging sapi kini melonjak tajam. Menurutnya, kenaikan harga sapi diluar kewajaran ini diterapkan oleh pedagang karena saat ini permintaan dari masyarakat tinggi. "Awal Ramadhan hingga hari raya maka harga daging sapi biasanya gila-gilaan. Para pedagang rupanya memanfaatkan momentum itu," kata dia. Sebelumnya, Udin, salah seorang pedagang daging sapi, menyampaikan harga daging yang dijualnya kini mulai naik jelang datangnya bulan Ramadhan. "Jika kemarin masih berlaku harga lama maka mulai hari ini sehari jelang puasa harga jual daging sapi capai Rp85.000/kilogram dari harga Rp75.000/kilogram," ungkapnya. Ia mengatakan, menurut informasi stok daging di rumah potong hewan tidak pernah kekurangan. Karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir akan adanya kurangnya pasokan daging sapi. "Sapi yang kita potong merupakan sapi lokal yang dibeli dari petani di Samarinda. Kita tidak pernah mendatangkan sapi impor karena populasi ternak sapi di Samarinda masih memenuhi kebutuhan masyarakat," pungkasnya. aon
|