Tunggu Langkah Kongkrit Pemprov Kaltim2011-08-06 06:19:53
SAMARINDA, Dukungan Gubernur Kaltim, H Awang Faroek Ishak, terhadap usulan Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kaltim agar mata pelajaran wawasan kebangsaan dimasukkan dalam kurikulum pendidikan di Kaltim, dinilai Wakil Ketua Fraksi PAN, Siti Qomariah, masih bersifat normatif. "Kami menunggu langkah kongkrit Pemprov . Kesan kami sejauh ini masih sebatas wacana saja, belum sampai program nyata untuk mewujudkan pembelajaran wawasan kebangsaan di sekolah-sekolah," kata Siti Qomariah, Rabu (3/8) kemarin, menanggapi jawaban pemerintah atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kaltim terhadap laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kaltim dan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Kaltim tahun anggaran 2010, dalam Rapat Paripurna XVII DPRD Kaltim, Rabu (3/8) kemarin. Menurut anggota Komisi II DPRD Kaltim yang berasal dari Dapil Samarinda ini, kendati mengaku mendukung, gubernur tidak menyebutkan segera akan membicarakan dengan dinas pendidikan maupun instansi terkait lainnya, menyangkut dimasukkannya mata pelajaran wawasan kebangsaan dalam kurikulum pendidikan di Kaltim tersebut. Ia menambahkan, dibutuhkan tindakan kongkrit dari eksekutif terkait mata pelajaran wawasan kebangsaan, mengingat kondisi Kaltim memerlukan mata pelajaran tersebut diajarkan di sekolah-sekolah. Banyak fakta ironis di tengah-tengah masyarakat, mulai dari sekolah yang mengharamkan upacara bendera hingga maraknya simbol-simbol kelompok yang mengatasnamakan etnis dan agama. Apabila wawasan kebangsaan tidak diajarkan sejak dini, bisa jadi kondisi semacam ini dapat menimbulkan kerawanan sosial. "Pelajaran wawasan kebangsaan diharapkan memupuk subur rasa nasionalisme dan cinta tanah air, sehingga mendidik generasi mendatang menjadi toleran dan menghargai keberagaman," kata Siti Qomariah. Gesekan antar kelompok masyarakat yang pernah terjadi di Tarakan, diharapkan menjadi yang pertama dan terakhir di Bumi Kalimantan Timur. Demikian pula suasana yang sempat memanas di Balikpapan, akibat aksi demo kelompok masyarakat, diharapkan tak terjadi lagi. "Mari kita jaga suasana kondusif Kaltim ini. Dimana bumi kita pijak, di situ langit kita junjung," kata Siti Qomariah. hms/adv
|