BMKG Perkirakan Samarinda Alami Kemarau Hingga Oktober2011-08-10 11:27:52
SAMARINDA,Berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara Temindung Samarinda, sejak Agustus hingga Oktober mengalami musim kemarau. Di bulan Agustus hingga Oktober, cuaca di Samarinda masih sedang. Dan intensitas hujan tidak terlalu tinggi. Jika terjadi hujan, tidak merata dan hanya terjadi hujan lokal. "Meskipun Samarinda memasuki musim kemarau, namun sempat beberapa kali diguyur hujan dan cuaca tetap panas. Hal itu disebabkan adanya tekanan rendah dari wilayah bagian selatan," kata Kepala BMKG Samarinda Raden Ishak, Senin (8/8), saat ditemui dikantor BMKG. Disebutkannya, karena tekanan rendah itu, maka terjadi hujan lebat dan mempengaruhi cuaca Samarinda, di saat musim kemarau ,masih terjadi hujan dibeberapa lokasi dan tidak merata karena pengaruh uap air di garis equator. Diperkirakannya, sekitar bulan Agustus, Samarinda masih mengalami hujan, tetapi hanya sedikit. Sedangkan di bulan Agutus terjadi panas hingga rata-rata suhu 28 derajat dan suhu maksimum mencapai 33 derajat. Untuk itu ia menghimbau, dimusim kemarau warga diminta untuk berhati-hati dan waspada sebab rentan terjadinya kebakaran, apalagi jika membuka ladang dengan cara membakar. Tingkat indek kekeringa Tinggi kalau 1 bulan kurang dari 60 mililiter. Sebab tidak ada lagi kelembapan dan mengakibatkan mudah terbakarnya hutan. Daerah yang mengalami tingkat kemarau yang tinggi saat ini antara lain, Berau, Pasir, Kukar, Kutim, Balikpapan, dan Bulungan. aon
|