Jalur Trans Utara Kaltim Masih Memprihatinkan2011-08-15 23:22:44
SAMARINDA, Jalur trans utara Kaltim menghubungkan Samarinda dengan 4 daerah di wilayah Utara Kaltim yakni Bontang, Kutai Timur, Berau, dan Bulungan kondisinya masih sangat memprihatinkan. Meski sebagian besar jalan negara itu telah mengalami penimbunan karena baru saja dilewati rombongan pejabat Pemprov Kaltim termasuk Gubernur Kaltim, namun kondisinya masih sangat berbahaya. Timbunan jalan yang tidak dilanjutkan dengan pengaspalan membuat jalan menjadi berdebu. Bahkan akibat beban kendaraan yang melintasi jalan itu, timbunan sudah mulai terbuka kembali dan membuat jalan bergelombang. Nasrani, salah satu pengemudi truk pembawa sembako asal Muara Wahau mengatakan bahwa kondisi jalan lintas Kalimantan ini memang telah mengalami perbaikan, namun karena tidak langsung diaspal saat ini jalan kembali rusak. “Biasa kalau mau digunakan oleh pejabat pasti jalan ditimbun, hal ini kan sekedar membuat nyaman perjalanan si pejabat, sementara saat ini jalan kembali lagi lubang ada dimana-mana,” kata Nasrani. Nasrani menyayangkan sikap pemerintah terkesan mempermainkan masyarakat yang menggunakan jalan ini tanpa benar-benar ingin memberikan kenyamanan pengguna jalan. Seharusnya, kata dia, jika mereka benar-benar ingin memperbaiki setelah dikelupas jalan ini kemudian diaspal kembali, bukan dibiarkan atau ditimbun menggunakan batu. Hal ini ini pasti merugikan penggunaan anggaran negara. “Coba langsung diaspal, jalan ini tentunya akan bisa baik dengan umur yang lebih lama, ketimbang saat ini yang umurnya hanya berkisar hitungan minggu,” kata Nasrani. Mengenai jalan di Muara Wahau yang beberapa waktu lalu mengalami kerusakan parah, Nasrani mengaku kondisinya tidak jauh berbeda dengan jalan Samarinda-Bontang. “Meski telah mengalami perbaikan dengan penimbunan, namun karena tidak diaspal kondisinya saat ini kembali seperti dahulu. Memang belum sempat berlubang dalam seperti yang diberitakan media beberapa waktu lalu,” katanya. Sementara itu pemerintah agaknya terus melakukan berbagai perbaikan jalan menjelang pelaksanaan arus mudik yang melintasi jalur lintas kaltim yang menghubungkan kota Samarinda ke beberapa kabupaten di wilayah utara kaltim. Di beberapa titik telah mengalami perbaikan, dengan menggunakan satu unit mobil wales dan satu buah eksavator jalan yang bergelombang langsung dikelupas dan kemudian ditimbun menggunakan pasir. Samsudin pengawas proyek yang ditemui Poskota Kaltim dilapangan mengatakan bahwa saat ini pekerjaan proyek perbaikan jalan dilakukan dari STA 22 hingga STA 40. Perbaikan jalan itu berupa pembuatan vicing atau pengelupasan badan jalan yang bergelombang dan menimbunya dengan menggunakan material batu. “Setelah di vicing jalan ini kemudian diaspal, pengupasan ini dimaksudkan untuk memperbaiki jalan yang bergelombang, karena anggaran pemerintah untuk melakukan perbaikan total belum ada maka diperbaiki sesuai kerusakanya,” kata Samsudin. Vicing ini bagian dari pemeliharaan jalan trans kaltim khususnya jalan Samarinda –Bontang. M4n
|