Harga Tiket Kapal Laut Masih NormalBelum Terlihat Lonjakan Pemudik
2011-08-19 22:02:16
SAMARINDA, Arus mudik lebaran di Kota Samarinda yang menggunakan jalur laut ternyata belum memperlihatkan tanda-tanda lonjakan penumpang. Hal ini terlihat di Pelabuhan Samarinda yang masih normal. Hal itu dibenarkan Manager PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Samarinda, Dida Rostiadi saat dikonfirmasi Poskota Katim di ruang kerjanya Rabu (17/8) kemarin. "Kami melihat jumlah pembelian tiket memasuki pertengahan Bulan Ramadan ini, jika dilihat dari penjualan tiket kapal PT Pelni, masih stabil dan belum mengalami peningkatan," katanya. Meskipun pada umumnya tarif angkutan pemudik mengalami kenaikan harga, yang kerap dimanfaatkan beberapa oknum. Namun dari Pelni sendiri menegaskan, harga tiket yang mereka jual kepada para calon pemudik tidak akan mengalami kenaikan harga. "Dari pihak Pelni sendiri menetapkan harga tiket tidak akan dinaikkan. Kami telah menyediakan tiket sesuai dengan kapasitas penumpang yang mampu ditampung kapal yang kami miliki," tegasnya. Pelni telah menyediakan 2 kapal, yang memiliki jalur beroperasi dari Samarinda menuju Parepare. Kapal yang disediakan Pelni tersebut menurutnya, dalam kondisi prima, dan siap memberi pelayanan terbaik kepada para konsumennya. "Kapal yang kami sediakan sudah kami lengkapi sesuai standar keselamatan pelayaran yang ditentukan oleh organisasi pelayaran internasional, yaitu International Maritim Organitation (IMO), dan mudahan saja para pemudik yang menggunakan kapal kami merasa terpuaskan," tambahnya. Dida memprediksi lonjakan penumpang baru akan terjadi pada H-7 Lebaran. Untuk keberangkatan dari Balikpapan, tiket yang tersedia telah habis terjual. Namun untuk keberangkatan dari Samarinda para penumpang masih bisa memesan melalui kantor Pelni yang ada, maupun secara online di website yang kami miliki. Pelni sendiri merupakan salah satu perusahaan yang menangani transportasi air di indonesia. aon
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...