Pengembangan Singkong Gajah untuk Keamanan Pangan

2011-08-19  22:20:15

MENGHADAPI kemungkinan krisis pangan yang bakal terjadi, Pemerintah Indoneisa telah menginstruksikan agar pemerintah daerah menguatkan program pertanian tanaman pangan serta mengimbau masyarakat agar tidak terlalu bergantung kepada beras sebagai makanan pokok.
Panganan beragam pengganti beras seperti tapung, baik yang terbuat dari singkong, sagu dan lain sebagainya diharapkan bisa sebagai penunjang keamanan pangan.
Di Kutai Kartanegara, dalam rangka menunjang ketahanan serta keamanan pangan, Dinas Pertanian Tanaman Pangan memprogramkan pengembangan perkebunan singkong gajah, dimana singkong gajah ini akan menjadi bahan baku pabrik tepung singkong yang akan dibangun di Kecamatan Tenggarong Seberang.
Pemkab sendiri berdasarkan data di Bappeda telah mengalokasikan anggaran untuk pelaksanaan pengembangan tanaman singkong gajah tahun anggaran 2011, dimana tiap petani akan mendapatkan bantuan senilai Rp 40 juta untuk pengembangan tanaman singkong gajah.
Kepala Bidang Produksi dan Pasca Panen Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kukar, Suyanto membenarkan adanya program bantuan pengembangan tanaman singkong gajah kepada petani.
Namun Suyanto mengaku belum bisa mengetahui seberapa banyak petani singkong yang bakal mendapat bantuan. Tapi dapat dipastikan, untuk tahun 2011 sasaran pengembangan adalah petani singkong gajah yang ada di wilayah Kecamatan Kota Bangun.
Menurut Suyanto, di kecamatan tersebut ada lokasi perkebunan singkong gajah dan rencananya, untuk tahap pertama tahun 2011 ini akan dikembangkan 50 hektare singkong gajah.
"Kita telah mengkoordinasikan ke Bappeda bahwa kita akan melakukan inventarisir dulu ke lapangan. Lokasi mana tempat pengembangan dan petani mana yang layak untuk mendapatkan bantuan," kata Suyanto.
Selain itu, Suyanto juga mengatakan terlebih dahulu akan melakukan sosialisasi terhadap program pengembangan singkong gajah di lokasi yang ditetapkan, terutama sosialisasi terhadap pengelolaan dana bantuan yang diberikan. Tujuannya agar petani tidak salah dalam mengelola dananya sehingga usaha yang dikembangkan dapat sesuai harapan.
"Pengembangan tanaman singkong gajah ini terkait pembangunan pabrik tepung singkong di Kecamatan Tenggarong Seberang yang investornya kebetulan orang lokal. Pembangunannya sudah berjalan," terang Suyanto.
Dengan demikian, masyarakat terutama petani yang berminat mengembangkan tanaman singkong gajah tidak lagi harus ragu akan pasar, karena ada pabrik yang akan menampung hasil panen singkong.
Suyanto juga menjelaskan bahwa tanaman singkong gajah jika dikembangkan sesuai ketentuan, dipastikan akan menjanjikan keuntungan yang lumayan. Untuk satu pokok singkong gajah bisa menghasilkan 40 an kilo gram singkong bahkan lebih. Jadi, lanjutnya, jika mengembangkan satu hektare saja, dapat diperkirakan berapa ton singkong gajah yang dihasilkan.
Untuk pengembangan singkong dimaksud, diakui hampir semua kecamatan memiliki potensi. Namun untuk tahun ini sudah ada wilayah kecamatan yang bakal menjadi sasaran pengambangan. Tapi tidak menutup kemungkinan bagi petani wilayah kecamatan lainnya bisa mengembangkan tanaman singkong gajah. Hanya saja untuk program bantuan tahun ini dipastikan diberikan kepada petani wilayah Kecamatan Kota Bangun, mengingat di wilayah tersebut sudah ada beberapa petani yang mengembangkan singkong gajah.
Dijelaskan pula, singkong gajah dimaksud adalah singkong gajah putih, bukan singkong gajah hitam yang pahit dan bisa dioleh menjadi ethanol. adv

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1232 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...