Lonjakan Penumpang Dipredikasikan Naik 30 Persen2011-08-23 04:21:56
SAMARINDA, Melihat pengalaman arus mudik lebaran tahun sebelumnya, yang begitu membludak, maka arus mudik tahun 2011 ini diperkirakan mengalami kenaikan sebesar 30 persen. "Prediksi tersebut tentu beralasan, karena arus mudik lebaran antar pulau pada tahun 2010 lalu sangat luar biasa, baik di Pelabuhan Semayang Balikpapan, maupun Pelabuhan Samarinda, hal itu juga disebabkan banyaknya perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Kaltim, sehingga pada mudik lebaran banyak masyarakat yang berasal dari luar Kaltim pulang kampung, dan hal seperti itulah yang menyebabkan adanya lonjakan penumpang,"kata Kepala Dinas Perhubungan Kaltim Zairin Zain kepada media ini, Senin (22/8) disela-sela rapat koordinasi bupati/walikota kepala SKPD di lingkungan Pemprov Kaltim di ruang Serba Guna Kantor Gubernur Kaltim. Zairin menambahkan, untuk mengantisipasi arus mudik lebaran tahun ini, pihaknya sudah melakukan surveyterhadap sarana dan prasarana pelabuhan, baik laut maupun udara begitun pula dengan terminal-terminal baik antar provinsi maupun antar kabupaten dan kota diwilayah Kaltim. "Dari hasil survey yang telah kita lakukan, tentu ada beberapa hal yang harus dibenahi, baik untuk kedatangan maupun untuk keberangkatan, begitu juga dengan ruang tunggu, WCnya semuanya sudah kita cek, sehingga yang dianggap kurang kita tambahkan pasilitasnya, maupun pasilitas keselamatan penumpang, sehingga dengan demikian para penumpang dapat lebih nyaman," ujar Zairin. Selain itu, guna memperlancar arus lalulintas, warung-warung yang ada di kiri-kanan masuk terminal maupun pelabuhan dibongkat, sehingga dengan begitu tidak menghambat jalur mudik lebaran, dan kapal ferry, dari 7 unit yang ada sekarang dalam mengantisipasi arus mudik lebaran nantinya ditambah 2 unit cadangan, sementara untuk kelayakan kapal penumpang dari hasil survey yang dilakukan semuanya layak dan tidak ada kerusakan. "Maka dari itu, diharapkan pada arus mudik lebaran mendatang, diharapkan sarana transportasi, baik darat, laut dan udara tidak ada masalah, malahan beberapa maskapai penerbangan siap ektra terbang pada malam hari,"kata Zairin. Ketika disinggung, apakah arus mudik lebaran tahun ini ada tusla atau kenaikan tarip, Zairin Zain menjelaskan, seperti pelaksanaan arus mudik tahun-tahun sebelumnya, tahun ini juga tidak ada kenaikan tarif angkutan, mudah-mudahan hal itu bisa dilakukan oleh masing-masing pengusaha angkutan, walaupun demikian yang perlu diwaspadai adalah calo, sebab melihat situasi banyaknya penumpang. "Oleh karena itu, kita harapkan, kepada seluruh penumpang, baik laut, udara dan penumpang darat, kiranya bisa waspada dan tidak mudah terpengaruh oleh rayuan para calo,"pesan Zairin.mar
|