BPIH Kukar Musim Haji Tahun 2011 Rp 32 JutaJaringan Siskohat - Bank Diharap Lancar
2011-08-24 08:11:54
TENGGARONG, Pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) musim haji 2011 Priode I sudah bisa dilakukan sejak Senin (15/8) pekan lalu. Namun dua hari setelah itu ada gangguan jaringan internet. Diharapkan hari ini Senin (22/8) calon haji (calhaj) asal Kutai Kartanegara bisa mendatangi bank yang ditunjuk untuk melunasinya. Untuk periode I ini berlangsung 11 hari saja atau dimulai 15 hingga 26 Agustus 2011. Menurut Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kukar diwakili Kepala Urusan Haji dan Umroh, H Nasrun, Jumat (19/8) lalu, di Periode awal ini sejak dibuka Senin lalu telah melunasi BPIH bagi 79 Calhaj asal Kukar. "Ke 78 Calhaj itu telah melunasi seluruh komponen BPIH musim haji 2011 di bank-bank yang telah ditunjuk sebagai pelunasan BPIH," katanya. Menurutnya, pelunasan BPIH tahap I bisa lebih lancar atau lebih dari 79 orang, namun karena ada gangguan jaringan internet yang menghubungkan bank yang ditunjuk dengan Sistem Komunikasi Haji Pusat (Siskohat) di Kemenag Pusat Jakarta maka akhirnya pelayanan pelunasan juga ikut terganggu. Dikatakan, gangguan jaringan internet antara bank dengan Siskohat itu membuat pihak bank tidak bisa mengakses data siapa saja Calhaj yang berhak melunasi BPIH itu. Nasrun berharap jaringan dunia maya ini segera pulih seperti sediakala, sehingga bank bisa melayani calhaj. Dilanjutkannya, pelunasan BPIH ini hanya bisa dilakukan disiang hari, setelah pukul 12.00. Pasalnya, pada jam tersebut nilai kurs US Dollar sebagai standar pembayaran BPIH yang berlaku pada hari pelunasan itu sudah tidak berubah. Oleh sebab itu, nilai pembayaran BPIH ini setiap hari nilainya selalu berubah disesuaikan dengan fluktuatif nilai US Dollar terhadap uang rupiah. Misalnya dihari pertama, sambung Nasrun, tercatat nilai uang kita (rupiah, red) terhadap per 1 US Dollar sama dengan Rp 8.584. Sedangkan dihari kedua uang kita nilainya kembali menguat menjadi di kisaran Rp 8.569. Nasrun juga minta calhaj agar tetap melunasi BPIH nya sembari menunggu penetapan dari pemerintah. Menurut Nasrun, calhaj tidak perlu menunggu penetapan BPIH dari pemerintah, hal ini agar pembayaran lebih tertib dan para calhaj tidak kaget pada saat pelunasan BPIH ditutup pada periode kedua nantinya. "Tidak perlulah menunggu pemerintah menetapkan BPIH tahun ini, calhaj bisa melunasi sembari menunggu penetapan dari pemeirntah. Namun yang pasti BPIH musim haji 2011 berkisar Rp 32 jutaan,” jelasnya. Kalau Calhaj terlambat melunasi BPIH, maka konseksuensinya keberangkatan calhaj yang bersangkutan akan ditunda tahun depan, sampai yang bersangkutan melunasi BPIH-nya. Porsi calhaj tersebut pun digantikan dengan calhaj lainnya sesuai urutan daftar tunggu di bawahnya. Bagi yang telah melunasi BPIH, calhaj harus segera melakukan tes kesehatan di Puskesmas terdekat dengan membawa salinan tanda pelunasan BPIH. Tidak hanya itu saja, saat ini koper dan buku manasik haji juga sudah tersedia di Kantor Kemenag Kukar Tenggarong. “Bagi calhaj yang ingin mengambilnya harus menunjukkan salinan pelunasan BPIH,” ujarnya. yd
|