786 Guru Ngaji Terima Zakat Bazda2011-08-24 08:24:34
SAMARINDA, Sebanyak 786 guru ngaji se Samarinda menerima dana zakat yang disalurkan langsung oleh Bazda Kaltim dan Samarinda. Di mana penyalurannya langsung diserahkan Walikota Samarinda H Syaharie Jaang yang digelar di Masjid Al Kautsar Jalan Kulintang Samarinda. Ketua Bazda Kaltim yang juga Ketua MUI Kaltim H Hamri Has menyatakan penyaluran dana zakat tersebut merupakan program dan kewajiban Bazda Kaltim dan Samarinda menyampaikannya. Apalagi, lanjutnya, penyaluran tersebut bagi guru ngaji se-Samarinda. “Jadi, saya sependapat dengan Walikota Samarinda H Syaharie Jaang bahwa bagi masyarakat Kaltim, khususnya Samarinda sedianya dapat menyalurkan zakatnya kepada amil zakat yang telah resmi di daerah, yakni ke Bazda,” ujar Hamri Has ketika ditemui usai penyerahan dana zakat bagi guru ngaji se Samarinda yang dibenarkan Wakil Sekretaris Bazda Kaltim Abdul Wahid, kemarin. Menurutnya, penyaluran dana zakat kepada guru ngaji sangatlah wajib dilakukan Bazda, baik provinsi maupun kota. Apalagi, Hamri mengatakan dengan dihiasinya Al Qur’an dalam setiap rumah, maka diyakini terasa sejuk kondisi di dalam rumah tersebut. Oleh karena itu, sangat penting jika Bazda Kaltim dan Samarinda memberikan panyaluran dana zakat kepada seluruh guru ngaji di Samarinda. “Makanya, dengan memberikan dana zakat kepada seluruh guru ngaji di Samarinda, kami berharap hal ini akan memotivasi para guru ngaji untuk lebih semangat lagi dalam mengajar ngaji di masing-masing tempat pengajiannya. Harapannya, banyak anak-anak kita yang ada di rumah dapat rajin mengaji,” jelasnya. Selain itu, menurutnya, penyaluran dana zakat yang diberikan kepada seluruh guru ngaji se Samarinda sangat penting artinya. Sebab, diketahui masyarakat di Samarinda masih serba kekurangan, karenanya sudah wajar apabila guru-guru ngaji mendapatkan dana zakat tersebut. “Berapa sih honor guru ngaji di masing-masing di masyarakat. Belum tentu mereka dikasih Rp 10 ribu hingga Rp20 ribu sekali mengajar. Nah, tentunya kami berharap penyaluran ini sebagai motivasi para guru ngaji agar lebih semangat dalam menyalurkan ilmunya kepada para santrinya,” timpalnya. Sementara itu, Ketua Bazda Samarinda H Asmuni Ali menyatakan jumlah penyaluran dana zakat yang diserahkan pengurus Bazda kepada masyarakat yang tidak mampu, khususnya guru ngaji sama sepertihalnya dengan tahun-tahun sebelumnya. Di mana, besarannya tergantung dana zakat yang diperoleh Bazda. Bahkan, ia berharap ke depan guru ngaji di Samarinda dapat didata, sehingga untuk penyaluran dana zakat tersebut sesuai dengan sasarannya. “Dengan pendataan tersebut, kami berharap Bazda Provinsi maupun Kota dapat meningkatkan kualitas yang dimiliki guru ngaji. Sebab, mengenai peningkatan dan pembinaan guru ngaji tersebut di Bazda memiliki anggarannya, sehingga hal ini perlu diperhatikan,” jelasnya. Sementara itu, Walikota Samarinda H Syaharie Jaang berpesan agar masyarakat, jika ingin menyalurkan zakat hendaknya dapat menyalurkan ke Bazda. Sebab, jika disalurkan ke Bazda, zakat yang diserahkan tersebut Insya Allah tepat sasaran dalam penyalurannya ke masyarakat. Selain itu, Syaharie juga berkomitmen tahun depan Pemkot Samarinda juga akan meningkatkan jumlah penyaluran zakat ke Bazda. “Untuk tahun ini, zakat bagi Pemkot Samarinda saya sampaikan ke Bazda sebesar Rp300 ribu. Ke depan, saya berjanji akan meningkatkannya,” timpalnya. Sementara itu, jumlah total zakat yang disalurkan ke seluruh guru ngaji senilai Rp196.500.000 dari total jumlah penerima sebanyak 786 orang dengan rinciannya dari masing-masing orang menerima senilai Rp250.000. mar
|