Pesan Bahrul di Pembukaan Seminar Budaya BanjarJaga Semangat Kebersamaan Antar Etnis 2011-09-08 06:36:17 TENGGARONG,Menjaga semangat kebersamaan demi mempertahankan kondisifitas ditengah keberagaman etnis di Wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara yang boleh dikatakan miniatur Indonesia karena keragaman sukunya merupakan suatu keharusan. Untuk itu, Asisten IV Setkab Kukar H Bahrul menekankan agar suku Banjar yang banyak terdapat di Kukar agar senantiasa menjaga kebersamaan. Pesan tersebut disampaikan Bahrul saat membuka acara seminar budaya Banjar di Pendopo Bupati Tenggarong, Rabu (7/9). Seminar yang mengambil tema "Menggali Budaya dan Kesenian Urang Banjar Sebagai Bagian Komunitas Warga Asli Kalimantan" kemarin menampilkan narasumber Datu Cendikia Hikmadiraja Kesultanan Banjar Prof DR H Djantera Kawi yang merupakan akademisi Unlam dan Penggiat Budaya Datu Cendika Hikmadiraja Kesultanan Banjar Taufik Arbain M Si, dengan moderator Fajri Tridalaksana. Seminar dihadiri peserta yang terdiri dari para pemerhati budaya, kepala sekolah, pendidik, pengawas sekolah, mahasiswa dan tokoh masyarakat. Bupati Kukar dalam sambutan tertulisnya dibacakan H Bahrul mengatakan, secara historis keberadaan etnis Banjar di Kalimantan Timur khususnya Kutai Kartanegara berjalan seiring dengan sejarah perkembangan Kabupaten Kukar. Menengok sejarah asimilasi antara etnis Banjar dan Kutai serta etnis yang berada di Kukar berarti kita melihat identitas kultur dan modal dasar dalam melaksanakan pembangunan masa kini, karena bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak pernah melupakan sejarahnya. Dikatakan, keberadaan organisasi sosial kemasyarakatan seperti Kerukunan Bubuhan Banjar Kalimantan Timur (KBB-KT) Cabang Kukar hendaknya mampu menjadi katalisator antara masyarakat dan pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan. Disamping itu keberadaan organisasi ini secara khusus diharapkan mampu menunjang pertumbuhan sektor pariwisata di Kukar.Diakui bahwa upaya pelestarian budaya tidaklah mudah di tengah serbuan budaya modern dan arus globalisasi saat ini. Gencarnya informasi dari berbagai media yang sangat mudah diakses membuat generasi muda sekarang lebih familiar dengan budaya global yang lebih instan. "Hal inilah yang merupakan tantangan bagi seluruh stakeholder yang berperan dalam upaya pelestarian dan pengembangan budaya," kata Bahrul. Untuk itu, Pemkab Kukar turut mendukung dan memfasilitasi serta mengakomodasi kebutuhan masyarakat dalam upaya melestarikan seni budaya tradisi yang tumbuh dan berkembang dan menjadi bagian dari masyarakat. Dan berharap selalu tercipta kerukunan antar etnis di Kukar. Ketua panitia pelaksana, Agus Hamdiansyah mengatakan, seminar ini dilaksanakan sebagai rangkaian kegiatan pelantikan pengurus KBB-KT Cabang Kukar. Untuk diketahui, dalam seminar kemarin, narasumber Datu Cendikia Hikmadiraja Kesultanan Banjar Prof DR H Djantera Kawi memaparkan makalah "Asal-usul, Identitas dan Falsafahnya Urang Banjar". Sedangkan narasumber Datu Cendika Hikmadiraja Kesultanan Banjar Taufik Arbain mengangkat makalah "Mengembang Adat, Menjemput Zaman". yd
|
Baca Edisi Sebelumnya
Telpon / Fax : 0541-662356
iklan@poskotakaltim.com
pemasaran@poskotakaltim.com
langganan@poskotakaltim.com