Berimbas lambatnya pembangunan jalan Trans Kalimantan
2011-09-08 06:42:23 SAMARINDA, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kaltim H Husinsyah, menegaskan, perencanaan pembangunan yang dilakukan Pemprov Kaltim terhadap percepatan pembangunan jalan Trans Kalimantan yang kini dinilai lambat, ternyata juga perlu adanya dukungan yang konkrit dan jelas dari anggota DPD dan DPR RI asal Kaltim yang kini menjalankan tugas di Senayan Jakarta. "saat ini memang Pemprov Kaltim terus berupaya melakukan percepatan pembangunan jalan Trans Kalimantan yang kerab diberitakan di publik. Namun demikian, lanjutnya, untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, Pemprov Kaltim telah mengusulkan anggaran dengan bentuk multyears pada 2012 mendatang,"kata Husinsyah kepada media ini Rabu (7/9) kemarin. Ditambahkan, jadi, seperti jalan Trans Kalimantan yang menghubungkan Sangatta ke Simpang Perdau itu saat ini anggarannya hanyamencapai miliaran saja. Oleh karena itu, makanya pembangunan tersebut jadi terlambat penyelesaiannya. Karenanya, pembangunan dari anggaran yang ada itu hanya sebagai fungsionalnya saja. Oleh karena itu, melihat kondisi demikian perlu adanya dukungan seluruh pihak, khususnya dukungan anggota DPD dan DPR RI asal Kalimantan, terutama asal Kaltim agar memperjuangkan hak-hak rakyat Kaltim tersebut. “Makanya, pada tahun anggaran 2012 kita mengusulkan agar hal itu ditangani secara serius. Jadi, tidak bisalah, jika tuntutan biayanya kecil sedangkan kerusakannya cukup parah, kemudian longsorannya cukup banyak. Karenanya, kita berharap pengerjaannya harus tuntas,” tegasnya. Menurutnya, jika dipertahankan dengan pembangunan yang saat ini, tentu pembangunan itu tidak dapat bertahan lama. Sebab, jika cuma tambal sulam saja tentu tidak akan menyelesaikan masalah. “Memang, saat ini jelaslah DPR RI diharapkan dapat mendukung percepatan pembangunan jalan Trans Kalimantan tersebut. Yang jelas, semua mendukungan untuk mensukseskan jalan Trans Kalimantan ini,” tandasnya. Melihat kondisi jalan yang cukup parah seperti yang terjadi di jalan yang arah Sangatta ke Muara Wahau dan Simpang Perdau. Bahkan hingga menuju perbatasan di Nunukan dan Malinau pun jalan Trans Kalimantan juga masih mengkhawatirkan, maka dari itu hingga saat ini Pemprov Kaltim terus berupaya melakukan koordinasi dengan perwakilan Kaltim yang ada disenayan. Tentunya hal ini diharapkan dapat terjalin dan sedianya ada realisasi yang nyata dapat terbukti khususnya dalam penambahan anggaran untuk perbaikan infrastruktur di Kaltim. “Yang jelas, Pak Gubernur Kaltim sering melakukan koordinasi ke Pemerintah Pusat mengenai jalan Trans Kalimantan tersebut. Bahkan dengan DPR dan DPD RI. Apalagi, jalan Trans Kalimantan ini menjadi perhatian khusus dari Kementerian PU,” pungkasnya.mar
|
Baca Edisi Sebelumnya
Telpon / Fax : 0541-662356
iklan@poskotakaltim.com
pemasaran@poskotakaltim.com
langganan@poskotakaltim.com