Samarinda Kian Macet Akibat Pertambahan Kendaraan2011-09-09 14:57:50
Samarinda- Keluhan sebagian besar warga Samarinda tentang lalu lintas darat kian macet agaknya terkait dengan jumlah pertambahan kendaraan tinggi, misalnya saja untuk jenis sepeda motor mencapai 118 unit per hari. "Setiap bulan, jumlah motor bertambah 3.500 unit itu sama aritnya setiap hari rata-rata 118 motor baru keluar dari toko atau dealer kendaraan bermotor, jadi wajar apabila kini Kota Samarinda kian macet," kata Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polresta Samarinda, Kompol Rachmad Iswan Nusi, Rabu (7/9), saat dikonfirmasi diruangannya. Pertambahan kendaraan yang sangat signifikan itu ternyata bukan hanya untuk jenis kendaraan roda dua namun terjadi pada kendaraan roda empat (mobil). "Khusus roda empat pertambahannya mencapai 500 unit per bulan atau rata-rata 18 hingga 19 unit mobil per hari," ujarnya. "Coba anda bayangkan, jika setiap hari mobil bertambah rata 16 unit berarti sebulan mencapai 500 unit dan dalam setahun pertambahan mobil mencapai 6000 unit. Belum lagi motor, dalam setahun bertambah hingg 42.000 unit," katanya. Ironisnya, pertumbuhan kendaraan itu tidak diiringi infrastruktur jalan. Bahkan, sarana dan prasarana jalan cenderung tidak bertambah sementara jumlah kendaraan tumbuh dengan pesat. Polisi lalulintas yang merasakan sekali pertambahan kendaraan itu karena beban tugas mereka terasa kian sibuk mengurusi agar tidak terjadi kemacetan. Rachmad menjelaskan, bahwa dalam hanya upaya mengurangi dampak pertumbuhan kendaraan yang menimbulkan kemacetan itu pihaknya secara khusus menempatkan personil pada sejumlah titik rawan kemacetan. "Kami hanya bisa mengurangi beban macet akibat jumlah kendaraan yang tidak sebanding dengan jalan," pungkasnya. aon |
Baca Edisi Sebelumnya
Telpon / Fax : 0541-662356
iklan@poskotakaltim.com
pemasaran@poskotakaltim.com
langganan@poskotakaltim.com