Korban Kapal Klotok Ditabrak PontonJenazah Gina Akhirnya Timbul
2011-09-13 06:41:33
SAMARINDA, Setelah 2 hari tenggelam di perairan Sungai Mahakam, Hj Gina warga HB Suparno RT 21 Palaran akhirnya ditemukan warga mengapung di Sungai Mahakam tidak jauh dari tempatnya dilaporkan tenggelam. Penemuan Gina langsung dilaporkan warga kepada petugas kepolisian Polsek Kawasan Pelabuhan. Mendapat laporan warga, petugas langsung mendatangi TKP dan melakukan evakuasi kemudian dibawa ke kamar jenazah RSU AW Syahranie untuk menjalani autopsi. Kepala Polsek Kawasan Pelabuhan AKP Yos Sulata mengatakan bahwa jenazah korban langsung dibawa ke RSU untuk dilakukan autopsi. "Setelau diautopsi jenazah kemudian dibawa keluarga korban untuk dimakamkan," kata Yos Sulata. Ditanya perkembangan kasus ini Yos mengatakan bahwa pihak kepolisian akan memanggil pejabat Administrator Pelabuhan (Adpel) Samarinda untuk menyelidiki tabrakan maut tongkang dengan kapal klotok menewaskan 2 orang di perairan Sungai Mahakam. Polisi sendiri belum menetapkan tersangka atas kecelakaan yang menelan 2 korban ibu rumah tangga, Gina dan Naha. "Kami belum bisa mengambil kesimpulan sementara penyebab kecelakaan dan penetapan tersangka. Karena, polisi masih menyelidikinya dengan meminta keterangan semua pihak. Termasuk rencana memanggil Adpel untuk mengetahui kecelakaan di perairan ini," kata Yos Sulata. Namun lanjutnya jika memang harus ditetapkan tersangka saat ini adalah Motoris kapal ketinting, karena ia dinilai lalai sehingga mengakibatkan kematian orang lain. Lalai dalam hal ini adalah dia tidak cermat ketika membawa ketinting, sehingga saat mesin ketinting yang ia bawa mati ia bukannya mengamankan ketinting itu agar tidak tertabrak tapi ia justru lalai dan mengakibatkan kapal yang dibawa ditabrak oleh ponton. "Tabrakan ponton dengan kapal klotok diduga akibat kelalaian motoris M Ali meloncat ke sungai ketika kejadian. Seharusnya dia bisa mengemudikan kapal menghindari ponton yang melintas di sungai," katanya. Motoris kapal ketinting sejauh ini telah menjalani pemeriksaan petugas. Dari keterangan sementara, dua korban yang tewas terseret pusaran air dan kapal ditumpanginya menabrak tali tugboat. Motoris juga mengaku tak bisa menghindarkan kapalnya dari kecelakaan karena mesin tiba-tiba mati. M4n
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...