Pesan Bakso Tewas Tenggelam2011-09-13 06:52:55
TANJUNG REDEB, Sungguh malang nasib Ruslan Hasan (50) warga jalan Cut Nyak Dien, Kelurahan Rinding, Kecamatan Teluk Bayur ini, belum sempat menikmati bakso yang dipesannya, ia justru tewas tengelam di sungai. Agar segera ditahui sebab musabab kematiannya, mayat korban langung dibawa Polisi ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Abdul Rivai Tanjung Redeb, untuk dilakukan outopsi. Kejadian ini sontak membuat geger warga Kelurahan Bedungan dan sekitar, termasuk menjadi tontonan pengendara kendaraan bermotor yang melintas di jalan tersebut. Pasalnya, kejadian itu di perairan Segah, tepatnya di depan kantor PT Inhutani. Menurut informasi Diso (40) penjual bakso yang menemukan pertama kali mayat korban tersebut, korban datang dengan anak laki – laki yang usianya sekitar empat tahun, entah si anak kecil yang belum tahu apa – apa ini anaknya atau cucunya. Sekitar pukul 08:20 Wita korban datang dengan anak laki – laki tersebut langsung memesan bakso dua mangkok kepada Diso. Namun sayangnya, bakso yang ia pesan belum masak. “Maaf pak baksonya belum masak, kalau mau nungu silahkan. Karena sebentar lagi baksonya masak,” kata Diso kepada korban. Disaat itu lah korban meminta kepada si anak ini menunggu sebentar di warung bakso, sembari meninggalkan anak tersebut. Setelah beberapa menit kemudian si anak ini menangis terus menerus, lantaran si korban ini tak kunjung kembali. Setelah ditunggu sekitar satu jam lamanya, korban yang datang menggunakan motor Suzuki Satria F bernopol KT 3215 GE warna merah hitam ini tak kembali juga. Akhirnya Diso mencoba mencari korban kesana kemari, dan lagi – lagi gagal menemukannya. Karena Diso sendiri tak tahu kemana arah perginya.Pada saat itu pula tersirat firasat buruk pun membayangi pikiran Diso. Setelah berusaha mencari kesana kemari tak menemukan korban, akhirnya Diso mencarinya ke pinggir sungai, yang berada di seberang jalan depan warung baksonya, sebab dia berfikir siapa tahu korban buang air di pelabuhan speed boat tersebut. Dan ternyata tebakan Diso tidak salah, ternyata korban berada di sungai tersebut, namun sudah tak bernyawa lagi, dengan posisi tertelungkup kepala berada dalam air. Sontak saja Diso kaget luar biasa. Karena orang yang dicari – cari sekitar satu jam itu tewas tengggelam. “Setelah saya tahu, saya langsung panggil orang – orang dan menghubungi Polisi. Karena saya khawatir akan terjadi apa – apa sama korban,” ungkapnya. Setelah Polisi datang di tempat kejadian perkara (TKP), mayat korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit ntuk di otopsi. Beberapa warga sekitar memperkirakan, korban buang air kecil lalu terpeleset dan tidak bisa berenang. Ada pula yang mengatakan, ada kemungkinan korban buang air terpeleset jatuh, lalau bagian kepala atau badannya terbentur pelabuhan itu, sehingga tak sadarkan diri ketika terjebur ke sungai. Karenanya, untuk mengetahui penyebab kematiannya, selain melakukan otopsi terhadap mayat korban, kini Polisi juga mengumpulkan keterangan dari para saksi yang ada di lapangan. roz
|