KLA Jadikan Anak Sehat dan Cerdas2011-09-15 18:37:21
TENGGARONG, Program yang dijalankan Pemkab Kutai Kartanegara dalam menuju Kabupaten Layak Anak (KLA) bertujuan untuk mencetak anak sebagai generasi penerus pembangunan yang sehat dan cerdas. Program tersebut sejalan dengan visi misi yang termuat dalam program Gerakan Pembangunan Rakyat Sejahtera (Gerbang Raja) yang diusung Bupati Kukar Rita Widyasari dan Wabup Ghufron Yusuf, diantara program prioritasnya adalah pendidikan dan kesehatan. Seperti diketahui, Kabupaten Kukar sejak 2006 lalu telah mendapat kepercayaan dan ditunjuk oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan sebagai salah satu Kota Layak Anak (KLA) di Indonesia. Dengan telah dipercayainya Kukar sebagai KLA, berbagai sarana dan prasarananya terus dipersiapkan untuk mendukung suksesnya Kukar menuju KLA. Untuk mematangkan persiapan tersebut, belum lama ini telah dilakukan rapat koordinasi untuk menyatukan peran masing-masing SKPD melalui gugus KLA kabupaten yang berlangsung di Ruang Eksekutif Kantor Bupati Kukar. Pemkab Kukar melalui Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BKBP3A) mengundang pemateri dari PKBI Kaltim Sumadi Atmodiharjo yang juga lembaga pemerhati anak. Sumadi dalam penjelasannya mengatakan, KLA adalah kabupaten/kota yang dapat menjamin setiap warganya dapat menikmati fasilitas pelayanan dasar seperti, kesehatan, pendidikan, perlindungan sosial, keagamaan, perlindungan dari kekerasan dan dapat menikmati tata ruang kota/wilayah yang nyaman. Kemudian dapat berkreasi, berolahraga, menyalurkan minat dan bakat serta berpartisipasi dalam kebijakan dan program anak tanpa memandang suku, agama, jenis kelamin dan perbedaan lainnya. "Tujuan dasar KLA menjadikan anak yang sehat, cerdas, ceria, berbudi luhur, terlindungi dan berpartisipasi," kata Sumadi. Dijelaskan, dasar pelaksanaannya Permen No. 13/2010 tentang petunjuk teknis kabupaten/kota layak anak di kabupaten dan desa/kelurahan. Dimana tahapan KLA sendiri meliputi pengembangan, kesepakatan, pembentukan team kerja/gugus tugas. Perencanaan data dasar, analisa situasi anak, penyusunan aksi melalui musyawarah hingga pembinaan. Sumadi juga menyebutkan 8 target MDGs dan 31 indikator KLA yang meliputi penurunan angka kemiskinan dan kelaparan, mencapai pendidikan untuk semua, penurunan kematian anak, meningkatkan kesehatan ibu, memerangi penyakit HIV/AIDS, malaria dan TB. Kemudian mendorong kesetaraan gender, perbaikan lingkungan dan membangun kemitraan global. Diharapkan indikator tersebut dapat diperhatikan bersama-sama, termasuk memperhatikan indikator umum seperti kesehatan, lingkungan, pariwisata, pendidikan, infrastruktur dan perlindungan. Semua itu penting dalam rangka menuju Kukar sebagai KLA demi memenuhi kepercayaan yang diberikan kepada Kukar. yd
|