Lansia Jadi Prioritas Penambahan Kuota Haji2011-09-16 23:29:12
SAMARINDA, Berdasarkan keputusan dari pemerintah pusat, kebijakan penambahan kuota haji bagi pemerintah Indonesia dari pemerintah Arab Saudi akhirnya diperuntukan bagi calon jamaah haji Lansia dengan umur 60 tahun ke atas. Untuk Samarinda jumlahnya sebanyak 18 orang, dari keseluruhan kuota yang diperoleh Kalimantan Timur yaitu sebanyak 301 orang. “Dan untuk Kota Samarinda tambahan kuota ini diisi calon jamaah dengan usia termuda 74 tahun dan usia tertua 83 tahun,” ungkap Plt Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Samarinda H Hasan Aidil kemarin. Sejauh ini menurut Hasan, 18 calon jamaah lansia ini sudah dihubungi pihaknya dan kepada mereka diberikan batas akhir pelunasan BPIH sampai dengan hari Senin (19/9). Adapun 18 orang Calhaj lansia tersebut adalah atas nama Ibadri (Jl Lambung Mangkurat), Ahmad Ali (Jl RE MArtadinata), Keboranlu Busra (Jl Pattimura), Syamsiah ((Jl Cendana), Watiyah (Jl.P Antasari), Sa’amah (Jl Gerilya), Tukijan Sutarjo Torso (Jl Ampera), Salamah (Jl Gerilya), Suparmi (Jl P.Antasari), Wasiyar (Jl S.Parman), Suminem Partowiyoto (Sempaja Lestari), Sabariah (Jl.Lambung Mangkurat), Samidi Partorejo Tomijo (Jl.Ampera), Siti Aminah (Jl.M.Yamin), Nariyah (Jl.Lumba-lumba), Abdullah Husnaini (Jl.Muso Salim), Sumiyati Joyo Yakiman (MT. Haryono), dan Darmulus (Jl.MT. Haryono). Sehingga dengan adanya penambahan kuota tersebut total jumlah keseluruhan calon jamaah Kota Samarinda yang akan diberangkatkan pada tahun 2011 ini sejumlah 538 orang. “Kuota Samarinda seharusnya adalah 536 orang namun dikurangi 16 orang jamaah yang tidak melunasi BPIH kemudian ditambah lagi dengan 18 orang kuota baru ini sehingga total jumlahnya menjadi 538 orang,” ujar Hasan. Menyinggung tentang persiapan selanjutnya menurut Hasan mulai Jumat (hari ini) hingga Minggu para calon jamaah akan diberikan vaksinasi meningitis bertempat di Gedung PKK Jl S Parman. “Untuk vaksinasi ini jamaah bisa langsung datang ke lokasi dengan membawa bukti pemeriksaan kesehatan tahap pertama dan foto copy bukti lunas BPIH,” urainya. Selanjutnya pada tanggal 20-22 September pihak panitia kembali akan menggelar kegiatan manasik susulan bagi jamaah yang belum mengikuti, baru kemudian manasik massal bagi seluruh calon jamaah sekaligus pelepasan, namun waktunya belum dapat dipastikan. “Untuk itu agar tidak ketinggalan kepada seluruh calon jamaah mohon untuk terus aktif memantau perkembangan informasi di Kantor Kementrian Agama Kota Samarinda,” ungkap Hasan Aidil. john
|