Pemicu Konflik Cenderung Etnis dan SARA2011-09-15 23:30:59
SAMARINDA, Konflik yang kerab terjadi di Negara ini ternyata cenderung dipicu ke arah etnis dan unsur sara atau kerab dipicu mengarah permasalahan suku dan agama. Oleh karena itu, sedianya masyarakat Kaltim, baik orang perorang dapat mengali informasi, agar tidak terpicunya konflik yang lebih besar. Demikian dikemukakan Wagub Kaltim H Farid Wadjdy ketika ditemui belum lama ini di Setprov Kaltim. Lebih lanjut, kata Farid, ke depan diharapkan masyarakat Kaltim agar dapat membuktikan terus menerus lembaga yang telah dibentuk Pemprov Kaltim untuk mengamankan konflik yang sewaktu-waktu dapat terjadi, yakni Forum Kewaspadaan Dini dan Persaudaraan Masyarakat Kalimantan (FKPMKT) dan memperankan Forum Kerjasama Antar Umat Beragama (FKUB) Kaltim. “Mengapa demikian, karena biasanya pemicu dan yang memicu konflik, yakni kalau tidak dari etnis dan mengarah pada isu agama atau yang kita kenal dengan sara. Nah, oleh karena itu, kita berharap bahwa, di samping kita terus mewaspada berbagai isu konflik yang kerab terjadi di lapangan dan diharapkan kita juga dapat memerankan dengan maksimal kedua lembaga forum yang telah dibentuk tersebut, yakni FKPMKT dan FKUB Kaltim,” ujar Wagub Kaltim Farid Wadjdy belum lama ini. Oleh karena itu, lanjut Farid, ke depan diharapkan kedua lembaga yang dibangun ini, yakni FKPMKT dan FKUB Kaltim dapat menjaga Kalimantan Timur yang saat ini terkenal dengan kedamaiannya dan kondusif. “Sebagai mitra pemerintah, tentunya kedua lembaga inilah diharapkan dapat diketahui oleh masyarakat agar jika adanya pemicu konflik, kedua lembaga inilah yang dapat mengamankan lebih dulu kondisi yang bakal terjadi tersebut, sehingga keamanan dan ketentraman masyarakat dapat terjaga dengan baik,” timpalnya. Sementara itu, diketahui saat ini Negara Indonesia tengah dilanda isu konflik yang sangat besar, akibatnya banyak masyarakat yang khawatir akan keselematan jiwa dan hartanya, seperti yang terjadi di Maluku, Ambon, dan Papua. Makanya, dengan diketahuinya kedua lembaga forum kemasyarakatan dan keagamaan oleh masyarakat di Kaltim, diharapkan kondisi Kaltim yang aman dapat terus terjalin dengan baik sesuai dengan harapan masyarakat Kaltim secara menyeluruh.mar
|