Berikan Apresiasi Kepada Pemkab BerauGubernur Resmikan Penambahan Boiler
2011-09-19 04:42:56
TANJUNG REDEB, Gubernur Kaltim Awang Faroek resmikan penambahan boiler PT Indo Pusaka Berau (IPB) di Pembangkit Listrik Tenaga Uap) Lati Kabupaten Berau. Penambahan Boiler ini disebutkan Gubernur sebagai peningkatan upaya Pemerintah daerah Berau dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakatnya. Gubernur Berharap Berau dijadikan contoh bagi daerah lain dalam pengembangan listrik. “Saat ini penambahan daya ini sudah merupakan prestasi luar biasa, dalam pencapaian pelayanan kepada masyarakat Berau, secara pribadi dan atas nama Provinsi saya ucapkan selamat atas diresmikannya biler ketiga ini,” sambut Gubernur dalam acara peresmian, Minggu (18/9). Keberadaan PLTU lati dengan pemanfaatan bahan bakar dari Sumber Daya Alam (SDA) sendiri yakni batu bara menurut Gubernur diyakini dapat mengembangkan daerah dengan pesat serta mampu menunjang visi dan misi Provinsi Kaltim. Kaltim saat ini mengusung visi menjadi daerah pengembangan agro industri. “Keberhasilan ini bisa menunjang visi itu,” sambung Awang. Dengan visi dan misi tersebut kedepan diharapkan keberadaan PLTU Lati dengan kapasitas yang terus ditingkatkan mampu menunjang perbaikan iklim investasi di Berau. Pengembangan kapasitas PLTU dapat dilakukan dengan lebih efisien mengingat bahan baku batu bara melimpah di Bumi Batiwakal ini. Terlebih PT Berau Coal siap memasok batu bara bagi PLTU hingga 2024 nanti. Sementara itu, Direktur utama PLTU Sugeng Triyono mengatakan kebahagiaannya terhadap peresmian penambahan boiler tersebut. “Tentunya kita berharap kedepan boiler ini dapat berfungsi dengan baik dan mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal,”ungkapnya. Selain itu kedepan PLTU juga dapat menambah turbin untuk meningkatkan kapasitasnya lagi. Terpisah Direktur PT IPB Chairuddin Noor menyebutkan, penambahan boiler tersebut selain menambah daya juga dimaksudkan sebagai cadangan terhadap 2 boiler sebelumnya. Sehingga jika salah satu boiler dilakukan pemeliharaan rutin, maka boiler cadangan menggantikan boiler yang sedang dilakukan pemeliharaan. Dengan begitu, maka suplay listrik ke masyarakat tidak terganggu atau tidak terjadi pemadaman bergilir lantaran adanya boiler cadangan yang dioperasikan. Dengan tambahan 1 unit boiler sebagai cadangan, maka dua boiler yang beroperasi bisa lebih dimaksimalkan. Tambahan 1 boiler tersebut maka daya bisa dinaikkan sampai 3 Mega Watt (MW). Selama ini, dua boiler yang sudah beroperasi namun tidak bisa dimaksimalkan. “Sebab jika dimaksimalkan maka akan memperpendek usia boiler dan pemadaman saat perawatan bisa menjadi lebih lama lagi,” ungkapnya. as
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...