Balap Liar Tetap Bandel2011-09-24 02:38:51
SAMARINDA, Aktivitas balap liar masih menjadi persoalan yang hingga saat ini belum dapat diatasi pihak kepolisian. Pasalnya, walau sudah berulang kali dilakukan razia, tetap saja aktivitas trek-trekan yang menggunakan jalan umum sebagai sarananya itu, sulit untuk diberantas. Seperti yang terjadi di Jl A Yani, Jl Dr Soetomo dan jalur Jembatan Mahkota II. Kapolresta Samarinda Kombes Pol M Arkan Hamzah, melalui Kasat Lantas Polresta Kompol Rachmad Iswan Nusi mengatakan, sebenarnya pihaknya bukan baru sekali melakukan razia untuk menjaring atau hanya sekedar membubarkan aktivitas balap liar yang dapat merugikan banyak orang, termasuk pelakunya sendiri. Namun upaya yang dilakukan polisi itu, terkesan sia-sia. Pasalnya sejumlah pelaku balap liar masih tetap membandel. "Hal ini sebenarnya persoalan serius, yang mesti diperhatikan, mengingat di kawasan yang menjadi lokasi balap liar sudah banyak korban jiwa," kata Rachmad, Selasa (20/9). Ditambahkannya, kebanyakan mereka yang terlibat dalam kecelakaan lalu lintas itu, meninggal dunia, akibat luka yang cukup parah. Oleh sebab itu jika ingin melakukan balapan dilokasi yang sudah disediakan dan memakai perlengkapan balapan agar lebih aman. Selain itu juga melibatkan warga setempat, untuk mencegah aktivitas balap liar kembali marak. Kendati demikian, upaya yang dilakuakn itu, tetap tidak membuat pelaku balap liar jera. "Buktinya, hingga saat ini masih saja banyak pelaku balap liar, yang memanfaatkan kawasan itu sebagai lokasi balap liar. Untuk itu sampai saat ini, pengawasan agar dapat meminimalisir aktivitas balap liar tersebut," pungkasnya. aon
|