SKPD Harus Responsip dan TransparanWabup Optimis Kukar Raih WTP dari BPK
2011-09-24 02:46:30
TENGGARONG,Wakil Bupati Kutai Kartanegara, HM Ghufron Yusuf menyatakan optimis Kukar akan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) jika jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mau responsif, transparan dan memiliki persepsi yang sama dengan bupati. Seperti diketahui, Bupati Kukar Rita Widyasari bertekad pemkab yang dipimpinnya harus WTP dari BPK. Tekadnya itu diawali dengan menunjuk Wakil Bupati Ghufron Yusuf memimpin Tim Khusus (Timsus) pembuatan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) agar terhindar dari opini Disclaimer. Wabup sendiri beberapa hari lalu mengakui bahwa dirinya telah ditunjuk Bupati Rita Widyasari untuk memimpin Timsus LKPD yang tugasnya membimbing sekaligus meneliti dokumen Laporan Pertanggungjawaban (LPj) pengelolaan keuangan dan aset daerah untuk disampaikan kepada pemeriksa eksternal, dalam hal ini BPK. Menurutnya, sudah tiga tahun anggaran Pemkab Kukar mendapat opini paling rendah atau Disclaimer dari BPK. Ini karena LKPD yang dibuat selama ini belum maksimal terutama dalam menggambarkan pertanggung jawabanan penggunaan keuangan maupun pengelolaan aset daerah. Ke depan Bupati tidak ingin kita kembali mendapat opini Disclaimer. "Opini Disclaimer menggangu upaya pencitraan daerah yang kita lakukan selama ini. Disamping menunjukkan masih lemahnya kinerja kita dalam melaksanakan pembangunan dan pelayanan masyarakat," ujar Wabup. Dikatakan, tim yang dipimpinnya secara operasional akan melakukan pemantauan kinerja SKPD agar lebih fokus dan profesional dalam membuat LPj. Baik dari sisi penggunaan anggaran maupun pengelolaan aset secara benar dan tepat waktu. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, lanjut Wabup, tim juga akan memfasilitator dan memotivasi kinerja para pegawai di setiap SKPD agar tetap konsisten dan komitmen dalam menyelesaikan LPj yang benar dan tepat waktu. “Jadi Timsus tidak pada posisi mengintervensi SKPD, namun motivasi dan membimbing agar mereka bersemangat melaksanakan tugasnya,” tegas Ghufron. Wabup pun mengaku optimis jika Timsus yang dipimpinnya itu pada akhirnya nanti akan memberikan hasil yang diinginkan yaitu opini WTP dari BPK. “Syaratnya jajaran SKPD mau responsif, transparan dan memiliki persepsi yang sama dengan ibu Bupati yaitu ingin meraih WTP,” katanya. Namun, jika diantara SKPD itu sulit memahami syarat tersebut maka Wabup menegaskan dirinya tidak segan-segan melaporkannya ke Bupati. Dan sebaliknya, jika ada SKPD yang kinerjanya bagus maka akan mendapat penghargaan. “Saya bersama anggota Timsus lainnya akan serius dan fokus mengemban tugas khusus yang diberikan ibu Bupati ini,” ujarnya. Untuk diketahui, ada empat opini yang selalu diberikan BPK ke Pemerintah Daerah, selain Disclaimer dan WTP dan Disclaimer dua lainnya adalah opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dan Tidak Wajar (TW). yd
|