KSP Mitra Mandiri Tumbuh Karena Kepercayaan Masyarakat2011-09-24 03:00:09
Balikpapan, Munculnya berbagai jenis koperasi di Kalimantan Timur (Kaltim) sebenarnya cukup bagus dalam upaya meningkatkan kesejahteraan anggota, hanya saja banyak koperasi muncul namun banyak pula yang harus gulung tikar karena tidak memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas sehingga koperasi hanya tumbuh sesaat selanjutnya tenggelam dan lainnya tinggal papan nama. Salah satu koperasi yang tumbuh dengan semangat gotong royong dari sebagian masyarakat Bontang adalah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Mitra Mandiri yang didukung sejumlah anggota aktif atau anggota inti yang awalnya hanya 50 orang namun sekarang KSP ini mulai ‘berkibar’ dengan makin banyaknya calon anggota yang sudah menyatakan menjadi anggota tetap dan siap membesarkan koperasi yang lebih pada memberikan pinjaman lunak kepada anggota maupun bukan anggota. Kepala KSP Mitra Mandiri Naily Susilowaty, kepada media ini mengatakan koperasi yang dipimpinnya kini mulai bergerak dibeberapa bidang usaha namun yang pasti mulai melayani masyarakat umum untuk penjualan tiket pesawat atau trevel, kendati baru mulai membuyka usaha bidang baru ini tapi minat masyarakat langsung nampak dengan jelas kalau KSP Mitra Mandiri mulai diperhitungkan. Naily mengaku untruk meyakinkan masyarakat Bontang kalau koperasi mampu mengubah kehidupan masyarakat menjadi lebih sejahtera awalnya sangat sulit karena dengan koperasi simpan pinjam banyak masyarakat hanya berasumsi kalau koperasi itu hanya meminjamkan uang kepada masyarakat, padahal koperasi kami memiliki dua fungsi yakni simpan dan pinjam. ‘’Umumnya calon anggota hanya terpaku dengan istilah pinjam tapi tidak pernah mau mengatakan kalau mereka mau menyimpankan sejumlah uang melalui koperasi dan ini menjadi tantangan kami untuk bisa meyakinkan kalau koperasi Simpan pinjam adalah koperasi yang bisa memberikan pinjaman tapi juga siap menerima dana masyarakat untuk disimpan dan dikembangkan sesuai visi dan misi koperasi yang kami pimpin,’’ kata Naily, ketika menghadiri sosialisasi Mekanisme Pengajuan dan Penyaluran Dana Bergulir dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir – Kredit Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) dari Kementerian Koperasi – RI di Hotel Tiga Mustika Balikpapan, baru-baru ini. Ada tantangan besar bagi koperasi yang kami pimpin, karena harus bisa mengubah imaje masyarakat kalau koperasi tidak hanya meminjamkan sejumlah uang kepada anggota atau calon anggota tapi juga ingin melibatkan orang lebih banyak memahami apa artinya berkoperasi yang sebenarnya. ‘’Banyak warga masyarakat hanya tahu kalau koperasi dapat meminjamkan uang dan kreditur harus mengembalikan pokok pinjaman ditambah bunga, padahal tidak hanya seperti itu, kita harus bisa meyakinkan kalau koperasi adalah milik bersama dan secara bersama-sama pula kita tingkatkan kesejahteraan anggota dan calon anggota tentunya dengan cara terus menyimpankan sejumlah dana melalui koperasi yang kita percayakan itu,’’ terang Naily. Diakuinya, KSP Mitra Mandiri tidak langsung tumbuh dengan sehat tapi awalnya juga mengalami hal-hal yang biasa dialami koperasi lainnya adalah sulit untuk tumbuh namun semangat terus berkobar untuk tetap menjadikan koperasi kita sebagai koperasi yang bisa berkembang dengan baik dan mampu meningkatkan kesejahteraan anggota. KSP Mitra Mandiri kini sudah mulai diminati masyarakat umum terdiri dari karyawan perusahan, pegawai negeri sipil (PNS) maupun para petani dan nelayan dan kini tidak hanya melayani dalam bentuk simpan-pinjam tapi kami sudah mulai melebarkan sayap ke bidang usaha lainnya seperti trevel dan siap melebarkan usaha ditempat lain. Ditanya, ada peluang mendapatkan dana segar melalui LPDB-KUMKM terutama bagi koperasi dan industry mikro dan menengah yang sudah dua tahun keatas beroperasi, Naily mengaku akan mencoba mendapatkan dana segar seperti yang dijelaskan oleh Dirut LPDB-KUMKM, Ir. Kemas Danial, MM karena kalau dilihat syarat untuk bisa mendapatkan sejumlah dana segar, koperasi kami sudah masuk dalam kategori itu, olehnya kami ingin memanfaatkan peluang itu, mudah-mudahan bisa. max
|