Polres Kukar Siaga 1 Teroris

2011-09-28  07:20:57

TENGGARONG,Dikenal sebagai salah satu tempat strategis pelarian teroris Polres Kutai Kartanegara Langsung memberlakukan siaga 1 Untuk keamanan di wilayah Kutai Kartanegara, menyusul meningkatnya teror bom dalam beberapa hari terakhir.
Meski demikian  Kapolres Kutai kartanegara meminta warga Kutai Kartanegara tetap tenang dan mewaspada aksi teror bom yang mungkin saja masuk kewilayah Kutai Kartanegara dan warga diharapkan tak mudah terprovokasi dengan kegiatan sejumlah orang yang tidak bertanggungjawab.
Hal ini diungkapkan KapolresKutai Kartanegara AKBP I Gusti Kade Budhi Harryarsana kepada wartawan di ruang kerjanya selasa (27/9) kemarin.
"Pengamanan di wilayah Kutai Kartanegara siaga 1. Masyarakat diminta tenang. Jika, ada hal-hal yang mencurigakan, laporkan ke petugas," tegasnya.
Untuk langkah antisipasi Polres Kukar rencana akan melakukan pertemuan dengan tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemuda serta pemerintah daerah untuk menyampaikan agar seluruh elemen masyarakat untuk waspada, namun diminta agar mereka bersikap tenang dan tidak terpengaruh akan kejadiaan yang terjadi di masyarakat.
"Serahkan ekpada petugas kepolisian untuk menindak lanjuti semua kejadiaan yang terjadi dimasyarakat, dan jangan mengambil tindakan sendiri-sendiri yang ujungnya bsia melanggar hukum dan mengganggu stabilitas keamanan," tegasnya.
Apa yang terjadi di Solo dan Ambon lanjut Gusti adalah ulah segelintir orang yang membuat negara ini kacau dan tidak  kondusif. Namun, ia berjanji kepolisian tidak tinggal diam dengan adanya aksi teror ini. "Kita masih cari terus pelakunya," tegasnya.
Sementara itu disinggung mengenai bahawa Kukar menjadi tempat favorit pelarian para pelaku yang terlibat jaringan Teroris, Gusti enggan berkomentar mengenai hal itu.
"Maaf saya tidak berkompeten menjawab hal itu, itu sudah ranahnya Densus 88," tegasnya.
Sementara berdasarkan catatan media ini Kutai Kartanegara menjadi tempat persembunyian pelaku bom Bali 1 yakni Ali Imron, Ali Imron menggunakan desa Muara Pantuan sebagai tempat persembunyianya hingga beberapa bulan sebelum akhirnya di jemput Densus 88 pada tahun 2002.
Tahun 2011 lalu Kutai Kartanegara kembali disinggahi anggota teroris jaringan Dul Martin, kali ini di Loa Duri Faisal alias Mus'af alias Hani dan Yuwardi yang ditangkap di Kutaikartanegara , Kalimantan Timur.
Ditempat persembunyian Ali Imron bersembunyi di areal pertambakan dan menyamar sebagai penjaga tambak, sementara Faisal ditempat persembunyianya ia menyamar sebagai tukang bakso dan berkerja di penggilingan daging di rumah warga. M4n 

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1232 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...