Besar Hambatan Merelokasi Warga Derawan2011-09-29 06:12:56
TANJUNG REDEB, Wakil Ketua DPRD Berau H Sa’ga menegaskan, sangat tidak mudah merelokasi penduduk Derawan ke lokasi lain tanpa menghadapi hambatan berat terutama erat terkait dengan besar pendanaan harus disediakan untuk ganti untung pemindahan. ”Saya rasa berat, dan tidak mudah melakukan relokasi ke daerah lain,”ucap H Saga memberi pendapat tentang info lokasi Pulau Derawan akan dikembangkan menjadi kawasan wisata hingga membuat penduduk harus rela pindah. Bukan bermaksud mementahkan rencana melakukan relokasi, tetapi secara garis besar masih ada pilihan lain lebih tepat dan tidak menimbulkan implikasi buruk terhadap warga di kepulauan tersebut. Ia mengakui perlu melihat prespektif lebih luas dan tidak melihat kepentingan jangka pendek terhadap pengembangan pariwisata di Kepulauan Derawan. Coba mengaca, Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menuturkan tidak memberi jaminan dengan terbuka akses secara bebas membuka keuntungan terhadap usaha wisata. Malah menurut dia, kearifan lokal diberbagai daerah menjadi penambah daya tarik objek wisata dan tidak sedikit menarik perhatian turis mancanegara. ”Kondisi ini harus dapat dilihat sebagai nilai plus, bukan malah mereka di relokasi,”tegas Saga. Melihat kondisi di lapangan, penduduk Suku Bajau di Kepuluan Derawan sangat spesifik dan memiliki corak budaya unik dan sangat tepat apabila memperoleh perhatian mendukung wisata bahari di Derawan. ”Tidak ada salah melakukan kaloborasi antara wisata bahari dengan budaya.Saya rasa keduanya bisa berjalan beriringan,”ucap Saga. Merilis data penduduk Kepulauan Derawan terdiri dari 417 KK atau 1.600 jiwa dengan jumlah rumah mencapai 250 buah. Terhadap rencana relokasi Saga berharap besar itu sekedar rencana dan tidak perlu ditangapi secara apriori oleh penduduk. Dalam kondisi teresebut ia menegaskan dan meminta kepada penduduk melakukan aktivitas seperti biasa tanpa terpengaruh isu relokasi. ”Baru sekedar rencana, soal jadi tidak itu urusan belakang.Jadi tidak perlu ditangapi secara berlebih lebihan,” pungkas Saga. roz
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...