265 WTS Lokalisasi Km 17 Dirazia Satpol PP

2011-09-29 06:14:57

2011-09-29  06:14:36

Balikpapan, Situasi di lokalisasi Km. 17 Kelurahan Karang JOang Balikpapan Utara, Selasa (27/9) lalu cukup sepi, sebagian penghuni sedang duduk-duduk santai bahkan beberapa di antaranya ada yang sedang tidur siang, tiba-tiba terdengar suara pintu diketuk berkali-kali sambil meminta agar penghuni kamar keluar.
Maaf, mengganggu kenyamanan mbak-mbak, kami dari Satpol PP sedang menjalankan tugas untuk memeriksa identitas kalian,’’ ujar salah seorang petugas dari Satpol PP. Pasukan baret cokelat yang biasa bertugas dibekali pentungan itu tidak datang sendirian, tapi bersama satuan pengamanan lainnya seperti Polisi Militer (PM) TNI dilibatkan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Petugas mulai memeriksa satu persatu penghuni lokalisasi Km. 17, aparat gabungan memeriksa kamar di sejumlah barak yang ada di lokalisasi Km 17, sebagian di antara para WTS ada yang dikumpulkan di ruang tempat biasa mereka menikmati minuman keras, ngobrol sembari mendengarkan dentuman musik disertai gemerlap lampu disko. Saat itulah razia berlangsung.
"Dari hasil pendataan Satpol PP, sebanyak 265 WTS bukanlah penduduk Balikpapan, yang kita razia status kependudukan mereka, dari hasil razia itu ada sekitar 265 orang wanita. Muda  dan setangah baya yang tidak memiliki KTP Balikpapan, artinya kebanyakan penghuni adalah warga pendatang,"ujar Kasi Ops Satpol PP Pemkot Balikpapan, Subardiyono tanpa menyebut berapa angka total WTS penghuni lokalisasi Km 17.
Mantan Lurah Kariangau dan Manggar ini menuturkan, awalnya pihaknya hanya ingin melakukan razia terhadap sejumlah tempat indekos di wilayah Balikpapan Utara, karena pertimbangan tertentu, akhirnya petugas yang diikuti seperti dari Bagian Pemerintahan Sekdakot memutuskan untuk merazia lokalisasi yang saat ini sedang ramai dibicarakan terkait rencana penutupan yang tak kunjung terealisasi.
"Awalnya memang kami tidak berniat untuk melakukan razia di lokalisasi Km. 17 itu, tapi karena jaraknya juga sudah dekat, sekalian saja kita periksa, hasilnya ternyata banyak yang sudah menetap lumayan lama di Balikpapan tapi tidak punya KTP Balikpapan, termasuk juga mengurus KTP sementara," terang Subardiyono.
Dari razia ini, ternyata para penghuni lokalisasi itu sebagian besar berasal dari Jawa Timur, seperti Banyuwangi dan Probolinggo, sementara, sisanya ada dari Samboja Kutai Kartanegara, Penajam Paser Utara (PPU) dan Samarinda, mereka dianggap melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 22 tahun 2002 tentang Manajemen Kependudukan.
Menurut Subardiyono, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti Disnakersos, Bagian  Pemerintahan hingga asisten Sekdakot, kalau tipiring Perda saja mungkin tidak menyelesaikan masalah nanti selanjutnya tindakan apa yang akan diberikan itu masih akan dikoordinasikan dengan pimpinan.max

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim


New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 2453 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...