Peringatan HUT Kota Tenggarong ke-229 Diawali ZiarahMomen Berbenah Dalam Tiap Aspek Pembangunan
2011-09-30 14:48:52
TENGGARONG, Ibu Kota Kabupaten Kutai Kartanegara, Tenggarong, tanggal 28 September tepat berusia 229 tahun. Peringatan hari jadi kota Tenggarong ini dilakukan secara sederhana Senin (28/9) lalu ditandai dengan tiga kegiatan. Kegiatan pertama melakukan ziarah ke makam pendiri Kota Tenggarong Aji Imbut dipimpin langsung Wakil Bupati Kukar HM Ghufron Yusuf, kemudian setelah itu dilanjutkan dengan peresmian pameran foto budaya, dan ketiga yakni mengikuti Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kukar. Dalam acara ziarah hadir Sultan H AM Salehoeddin II, Sekretaris Kesultanan HAP Gondo Prowiro, kerabat kesultanan Kutai Kartangera ing Martadipura, Wakil Bupati Kukar HM Ghufron Yusuf bersama Muspida serta pimpinan dinas/instansi turut menghadiri kegiatan tersebut. Sebelum prosesi ziarah terlebih dahulu penyampaian riwayat pendiri kota Tenggarong yang dibacakan oleh Camat Tenggarong H Tajudin Noor. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan Sultan HAM Salehoeddin dibacakan H Raden Setia. Dalam kesempatan itu Wakil Bupati Kukar Ghufron Yusuf menyampaikan sambutan Bupati Kukar Rita Widyasari mengatakan, Kota Tenggarong menginjak usia ke-229, kotaTenggarong semakin berbenah dalam setiap aspek pembangunannya. Hal ini merupakan kerja keras dari semua pihak agar kota ini nyaman dan aman untuk di huni. Ke depan Pemkab Kukar akan menjadikan Tenggarong sebagai kota yang dilengkapi sarana dan prasarana kota yang lebih memadai. Selain itu, kota ini juga akan dikembangkan menjadi pusat pariwisata dan budaya, pendidikan, ekonomi dan pusat investasi yang penting di masa depan. "Ziarah ke makam yang kita lakukan hari ini merupakan bagian dari perintah Nabi Muhammad SAW, dengan ziarah kita akan kembali keharibannya yaitu di aherat kelak," katanya. Menurut dia, ziarah ke makam leluhur dimaksudkan untuk mengambil hikmah dari keteladanan yang telah diberikan. Karena banyak yang harus kita teladani dari para pendahulu ini. Selain itu, ziarah dimakam Aji Imbut ini juga merupakan bentuk penghormatan kepada beliau, atas jasa-jasanya untuk menjadikan Tenggarong sebagai pusat pemerintahan yang berlanjut hingga saat ini. "Melalui ziarah ini juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih menghargai pendiri kota Tenggarong dengan melakukan kegiatan pembangunan yang sebaik-baiknya untuk memajukan dan kesejahteraan masyarakat di kota raja ini, baik secara fisik maupun mental. Karena pada dasarnya manusia perlu diperingatkan untuk senantiasa mampu menyeimbangkan antara kepentingan duni dan akhirat," ujarnya. Setelah menyampikan sambutan Bupati, selain memanjatkan do'a dimakam Aji Imbut, Wakil Bupati berkesempatan untuk meletakkan karangan bunga lompo di pusara Aji Imbut di ikuti Ketua DPRD Kukar H Awang Yacoub dan pejabat Muspida Kukar lainnya. Selain di makam Sultan Kutai ke-15 itu, ziarah juga dilakukan di makam Sultan Kutai ke-16 AM Salehoeddin, Sultan Kutai ke-17 AM Sulaiman dan Sultan ke-19 AM Parikesit. (hmp)
|