Lagi, Akbid Kutai Husada Tenggarong Cetak 55 Bidan

2011-09-30 14:54:20

2011-09-30  14:54:49

TENGGARONG, Direktur Akademi Kebidanan (Akbid) Kutai Husada Tenggarong, Hermawati mengatakan, wisuda dan pengambilan sumpah lulusan Akbid Kutai Husada Tenggarong  memiliki arti tersendiri yang sangat penting, karena untuk yang kedua kalinya menyerahkan hasil dharma bakti  di bidang pendidikan tinggi kebidanan yaitu sebanyak 55 orang Ahli Madya Kebidanan.
Hermawati dalam laporannya pada acara wisuda sarjana dan pengambilan sumpah Ahli Madya lulusan Akbid Kutai Husada Tenggarong Angkatan ke II Tahun 2011 di Gedung Putri Karang Melenu Tenggarong Seberang, Kamis (29/9) mengatakan, mahasiswa angkatan II ini awalnya berjumlah 60 orang, namun pada awal semester I ada 1 orang mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Pada semester III ada yang 1 orang cuti akademik dan 4 orang tertunda kelulusannya dan harus mengulang selama tiga bulan karena belum menyelesaikan tugas-tugasnya.
"Sehingga angkatan ke II ini tinggal 54 orang mahasiswa, namun demikian menjadi 55 orang dikarenakan ada satu orang yang cuti akademik tahun lalu/angkatan I karena alasan kecelakaan lalu lintas sehingga baru bisa menyelesaikan pendidikan di tahun ini," terang Hermawati.
Dikatakan, keberhasilan ini tentu tidak lepas dari peran serta semua civitas akademika Abid Kutai Husada  tanpa mengurangi arti penting keluarga wisudawati. "Meskipun demikian, keberhasilan ini tidaklah membuat berpuas diri, sebaliknya keberhasilan ini merupakan  cambuk untuk selalu berupaya dan berjuang meningkatkan kualitas, untuk menghasilkan lulusan yang baik dibidang kebidanan," ujarnya.
Untuk informasi, jumlah mahasiswa Abid Kutai Husada yang dinyatakan lulus berdasarkan yudisium tanggal 24 Agustus 2011 adalah 55 orang angkatan tahun 2008 dimana 30 orang adalah mahasiswa yang menerima beasiswa dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara dan akan ditempatkan di desa-desa guna memenuhi kebutuhan tenaga bidan di wilayah Kutai Kartanegara.
"Dalam hal ini kami turut serta menyukseskan Misi Bupati Kutai Kartanegara dalam pencanangan satu desa satu bidan," kata Hermawati.
Dijelaskan, keseluruhan lulusan ini telah menyelesaikan serangkaian proses pendidikan dengan total bobot studi sebesar 110 SKS. Rangkaian proses pendidikan telah diikuti dan diselesaikan, mulai dari Pengenalan Program Studi Kampus sampai dengan Ujian Akhir Program.
Proses pembelajaran yang telah diikuti oleh lulusan selama kurang lebih tiga tahun ini terdiri dari pengalaman belajar di kelas, pengalaman belajar di Laboratorium, pengalaman belajar Klinik di Rumah Sakit dan Puskesmas, Bidan Praktek Swasta, serta pengalaman belajar lapangan di masyarakat.
Lanjut Hermawati, secara keseluruhan materi yang diberikan diarahkan pada pencapaian kemampuan professional baik dari segi kemampuan intelektual, kemampuan komunikasi interpersonal dan kemampuan teknikal kebidanan serta juga yang tidak kalah pentingnya adalah nilai-nilai moral dan mental spiritual. yd

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim


New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 2455 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...