BKSDA Kaltim Minta Dijaga BersamaSoal Ikan Pesut yang Terancam Punah
15:05:25 2011-09-30
SAMARINDA, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Kaltim Tandya Tjahjana mengakui bahwa selama tugasnya belum pernah menemukan ada kabupaten yang begitu intens melaksanakan penyuluhan dengan menggandeng berbagai pihak, termasuk perusahaan. Terkait keberadaan Kecamatan Muara Pahu sebagai salah satu wilayah tempat hidupnya binatang yang dilindungi yaitu pesut, ia mengungkapkan, ikan pesut adalah sebuah simbol yang harus dijaga seperti binatang yang dilindungi lainnya. "Kita di wilayah ini punya simbol, yaitu punya jenis ikan yang dibanggakan di dunia tidak banyak, dan kita salah satunya. Selain pesut, kita juga punya burung enggang, orang utan, kera belanda, dan sebagainya," kata Tandya, Kamis (29/9), saat dikonfirmasi diruangannya. Karena itu, ia mengajak semua pihak peduli kepada simbol-simbol kita tadi jangan sampai terjadi seperti misalnya Harimau Jawa sudah punah atau Jalak Bali yang hampir punah jika tidak segera ditangani. "Kita masih beruntung, karena waktu itu Amerika Serikat dan Jepang menternakkan Jalak Bali, sehingga kita minta dari sana untuk dilepaskan lagi. Kita jadi saksi semoga kita punya anak cucu masih punya pesut Mahakam. Kalau tidak ada kepedulian besok tinggal nama, atau tinggal cerita," pungkasnya. aon
|