Camat Tenggarong Kecewa dengan Sikap Sekkab Kukar2011-10-03 06:40:16
TENGGARONG,Camat Tenggarong, H Tajuddin Noor tak mampu menyembunyikan kekecewaannya terhadap sikap Sekretaris Kabupaten Kukar Haryantoe Bahroel, yang menuding dirinya tak mau tau dan tak mendukung semaraknya peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Tenggarong ke 229, dengan tidak mengintruksikan seluruh lurah sekaligus wargnya diwilayah Tenggarong untuk memasang umbul umbul perayaan HUT Kota Tenggarong. “Seharusnya sebagai seorang yang dituakan yakni sebagai Sekab hendaknya memanggil saya, jikalau dalam kinerja kurang begitu bagus. Tak perlu untuk digemborkan dimedia masa, duduk satu meja untuk menyelesaikan masalah. Bukan seperti itu,” ungkap Tajudin Noor kepada wartawan, akhir pekan lalu menanggapi pernyataan Sekab Kukar disalah satu media masa Kaltim. Menurut pengakuan Tajudin Noor, pihaknya sudah mengintruksikan kepada seluruh Lurah di wilayah Tenggarong untuk berpartisipasi menyemarakan perayaan HUT Kota Tenggarong yakni dengan mamasang umbul umbul. Sebagain diantara mereka juga ada yang memasang umbul umbul namun sebagian tak masang karena tidak ada umbul umbulnya. “Intruksi ke Lurah agar memasang umbul umbul itu sudah saya sampaikan sampai ke tingkat RT. Bukan berarti kami berdiam diri,” kata Tajudin Noor sambil menunjukan surat himbauan yang ditujuan ke Lurah. Bahkan, lanjut Tajuddin Noor, pihaknya juga menyampaikan imbauan kepada SKPD-SKPD agar memasang umbul umbul serta membersihkan lingkungan dalam rangka menyemarakkan HUT Kota Tenggarong. "Malah kita juga melakukan imbauan lisan dengan berkeliling Kota Tenggarong menggunakan kendaraan," ungkap Tajuddin Noor. Dikatakan, jika imbauan tersebut kurang direspon masyarakat, itu tidak bisa dipaksakan karena kecamatan hanya sebatas mengimbau. Tajuddin menilai, tidak selayaknya seorang yang dituakan tersebut mengambil langkah kurang bijak dengan menjastivikasi ketidakseriusaan bawahannya dalam bekerja.”Kalau memang dia menganggap orang tua, sebaiknya memanggil kami sebagai anaknya, untuk dibicarakan permasalahannya,” tandas Tajuddin Noor. Pemberitaan yang menuai kontroversi itu juga ditanggapi sejumlah lurah dan Ketua RT yang mendukung dan menyatakan Camat Tajuddin sudah menjalankan tugas sosialisasi. Seperti diakui Ketua RT 25 Kelurahan Timbau, Misra Budiarto kepada wartawan dimana dirinya setelah menerima imbauan dari kelurahan, lalu melanjutkan surat edaran kepada warganya. "Kami sudah menerima imbauan dimaksud dan imbauan tersebut sudah kami tindaklanjuti ke warga, khususnya di wilayah RT kami," ungkap Misra Budiarto seraya menunjukan surat edaran dimaksud kepada wartawan. Untuk diketahui, sebelumnya (Jumat 30/9) lalu salah satu koran harian lokal Kaltim memberitakan komentar Sekkab Haryanto Bachroel yang menyudutkan Camat Tenggarong dengan menyatakan kekecewaan atas kinerja camat yang dianggap tidak melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk memeriahkan HUT Kota Tenggarong. Sejumlah kalangan pun menilai pemberitaan yang dianggap tidak berdasarkan kenyataan dimaksud tidak berimbang, karena tidak ada konfirmasi kepada camat bersangkutan, sehingga bisa menimbulkan konflik. yd/awi
|