Kaltim Tetap Tawarkan Proyek Infrastruktur Bagi investor2011-10-06 22:39:31
SAMARINDA, Kepala Badan Perijinan dan Penanaman Modal Daerah (BPPMD) Kaltim HM Yadi Sabian Noor menjelaskan, bagi para investor yang sedianya berminat untuk menanamkan modalnya guna pembangunan di Kaltim. Maka, Pemprov Kaltim tetap menawarkan kepada para investor untuk mendukung pembangunan proyek infrastruktur yang saat ini telah masuk dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). "Apalagi, lanjutnya baru-baru ini Pemprov Kaltim kedatangan investor asal Korea, perusahaan KyungDong Civil Engineering & Countrucion Co Ltd yang arah program pembangunannya pada pembangunan infrastruktur, Jadi, karena Kaltim sudah masuk dalam MP3EI tersebut, maka Bapak Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak terus berupaya menawarkan kepada investor pada 13 proyek pembangunan infrastruktur yang diharapkan dapat terwujud di Kaltim,” papar Yadi Sabian Noor kepada Poskota Kaltim pekan lalu. Dijelaskannya, Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak berharap jika memang ada investor yang menawarkan diri untuk menanamkan modal, maka sedianya secara jelas menyampaikan proyek apa yang diminati, sesuai dengan tawaran yang disampaikan Pemprov Kaltim. “Kita inginnya setiap para investor itu harus jelas proyek mana yang mereka ingin bantu, dan berapa uang yang akan mereka berikan ke Kaltim untuk modal pembangunannya itu. Jika telah diketahui, tentunya Pemprov Kaltim akan koordinasikan untuk pendukung modal pembangunan tersebut,” tegasnya. Namun demikian, Pemprov Kaltim tetap menunggu dan terus berupaya menawarkan kepada seluruh perusahaan yang berada di Eropa maupun di Asia. Sebab, jika tidak demikian, lanjut Yadi, tentunya Kaltim akan lambat untuk membangun percepatan infrastruktur tersebut. Menurutnya, hingga saat ini memang, telah ada sejumlah investor yang menyatakan kertarikannya, sebut saja investor Korea KyungDong Civil Engineering & Countrucion Co Ltd yang belum lama ini bertemu dengan Gubernur Kaltim yang didampingi sejumlah Kepala SKPD terkait di lingkungan Pemprov Kaltim. Dikatakannya, pada saat itu, gubernur menawarkan sejumlah proyek yang akan dibangun di Kaltim. Jika, perusahaan KyungDong berminat, maka proyek pembangunan yang mana yang akan dapat didukung dan berapa dana yang akan dimasukkan ke Kaltim untuk membangun proyek pembangunan yang dilirik tersebut. “Ya, kita harap perusahaan KyungDong dapat memahami dan mengerti apa yang kami maksudkan dalam pembangunan yang tengah berjalan ini. Saya pikir perusahaan asal Korea ini datang ke Indonesia khususnya Kaltim dapat membangun investasi di daerah ini. Bahkan, perusahaan ini tertarik dengan pembangunan power plan pelabuhan Maloy dan infrastruktur lainnya, seperti Bandara Samarinda Baru. Jadi, ada 3 proyek pembangunan yang mereka minati,” ungkapnya. Ia menegaskan, sekian banyak proyek yang tengah dibangun Pemprov Kaltim saat ini, sekiranya apa yang diminati KyungDong untuk menanamkan investasinya ke Kaltim, tentunya sangatlah diperlukan. Sebab, lanjutnya, banyak investor yang datang ke Kaltim, namun realisasinya belum ada. “Kita mau, pihak KyungDong menetapkan proyek pembangunan yang mana yang diminati dan berapa uang yang nantinya masuk ke Kaltim untuk bersama-sama membangun proyek tersebut. Yang jelas, jika mengenai jalan tol, Pemprov Kaltim telah memiliki anggaran Rp 2 Triliun, jadi sisa Rp 4 triliun. Sebab, anggaran tol yang kita rencanakan totalnya senilai Rp 6 triliun. Jadi, silahkan saja, yang mana diminati,” pungkasnya.mar/adv
|