Pendidikan Karakter Harus Ditanamkan Sejak DiniMaraknya Tawuran Dikalangan Pelajar
2011-10-07 14:46:03
SAMARINDA, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kaltim H Musyahrim mengatakan, melihat kondisi menurunnya moral anak bangsa saat ini dan maraknya tawuran yang dilakukan kalangan pelajar dan mahasiswa di Indonesia, maka pendidikan karakter terhadap generasi muda saat ini perlu benar-benar ditanamkan. Bahkan penanaman pendidikan karakter tersebut harus dilaksanakan sejak dini. "Pendidikan karakter tersebut sangatlah mendasar. Artinya, generasi saat ini harus benar-benar ditanamkan budaya, budi pekerti, tata krama, nilai-nilai bangsa itulah yang perlu ditanamkan saat ini, sehingga karakter itu benar-benar tertanam dalam diri generasi muda," kata Musyahrim kepada Poskota Kaltim Kamis (6/10) diruang kerjanya. Menurutnya, akhlak dan budi pekerti itulah yang diperlukan saat ini. Caranya, tentunya dengan adanya proses pendidikan. Walaupun, seharusnya pendidikan karakter itu dilakukan sejak di dalam rumah tangga penanamannya. Dan dalam mengimplementasikan pendidikan karakter dalam proses pendidikan, ternyata tidak berdiri dari satu mata pelajaran. Maksudnya, pendidikan karakter bisa masuk dalam seluruh mata pelajaran di sekolah. “Hanya saja, hal itu porsinya saja yang kurang. Sebab, ada yang lebih besar lagi memberikannya. Khususnya dalam pendidikan agama. Nah, di pendidikan agama itulah yang lebih besar dia fokusnya memberikan pendidikan karakter tersebut,” jelasnya. Tetapi, lanjutnya, seperti pada mata pelajaran lainnya juga ada, seperti mata pelajaran matematika atau mata pelajaran ekonomi, tentunya pendidikan karakter juga perlu. “Jadi, dari mata pelajaran tersebut, setiap guru boleh menyisipkan pendidikan karakter tersebut dalam mata pelajaran yang disampaikan, sehingga pendidikan karakter tersebut tidak pernah lepas disampaikan kepada seluruh peserta didik,” jelasnya. Karena, pentingnya pendidikan karakter tersebut, maka perlunya hal itu diimplementasikan dalam prakteknya, yakni dilakukan pada gerakan pramuka. Sebab, saat ini Gubernur Kaltim Dr Awang Faroek Ishak menyatakan kepada seluruh kepala SKPD di lingkungan Pemprov Kaltim agar dapat menggalakkan gerakan pramuka, sehingga pendidikan karakter di gerakan pramuka benar-benar berjalan dengan baik. “Apabila dilaksanakan pada gerakan pramuka, maka pendidikan karakter itu langsung dapat diterima, sebab langsung dipraktekan. Nah, apabila hal ini dikembangkan sejak kini, tentunya penanaman karakter budi pekerti peserta didik benar-benar terwujud,”papar Musyharim.mar/adv
|