Warga Samarinda Butuh Infrastruktur2011-10-07 15:08:39
SAMARINDA,Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Kota Samarinda, H Nursobah S Kom M Kom, mengatakan sedikitnya 9,60 persen warga Samarinda membutuhkan pembangunan infrastruktur. Pasalnya, kondisi jalan lingkungan maupun sarana pendukung lainnya saat ini dalam kondisi yang kurang memenuhi standar. "Memang benar, sedikitnya 9.60 persen warga Samarinda membutuhkan perhatian dalam hal infrastruktur," kata Nursobah. Dia mengatakan pembangunan infrastruktur saat ini dalam kondisi yang sangat tidak baik. Karena selain rusak akibat banjir dan longsor juga akibat belum adanya perbaikan dari pemerintah kota. "Sementara yang lainnya hanya kebutuhan kredit dan komitmen pemerintah dalam menjalankan roda pemerintahan," katanya. Menurutnya, Samarinda lebih baik dari sisi pencapaian anggaran meskipun tetap harus kerja bhakti karena banyaknya PR dalam rumah yang harus dituntaskan. "DPRD mendukung untuk dilakukannya sistem pembahasan yang komprehensif dan keberpihakan yang lebih kepada masyarakat," katanya. Dia katakan, seharusnya perubahan segera dituntaskan sambil tetap serius melakukan pengawasan terhadap APBD 2012. Sebelumnya, kerusakan jalan di Jl Gerilya dan kawasan Lempake tak lama lagi bisa diatasi. Ini setelah Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) 2011 Kota Samarinda disetujui oleh dewan untuk memberi tambahan dana perbaikan jalan sebesar Rp 3 miliar untuk di Jl Gerilya dan Rp 7 miliar untuk di Lempake. Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan, Dadang Airlangga mengatakan perbaikan jalan di Jl Gerilya nantinya dilakukan mulai depan lapangan Sepakbola Proklamasi hingga sampai persimpangan Jl Damanhuri. Sedangkan di Lempake, jalan yang diperbaiki dari persimpangan Jl DI Panjaitan hingga Waduk Benanga. "Lelang yang telah kami lakukan untuk perbaikan Jl Gerilya sebelumnya hanya sebesar Rp 875.000.000. Dengan tambahan anggaran dui APBDP ini, maka diharapkan perbaikan jalan di pemukiman ini semakin baik. Sedangkan untuk perbaikan jalan di Lempake ini untuk dijadikan tujuan wisata dan pengairan bagi pertanian," kata Dadang, baru-baru ini. Menurut Dadang, Dinas Bina Marga dan Pengairan sedang melakukan proses persiapan lelang di dua jalan tersebut. Diharapkan, mulai pekan depan sudah dibuka pendaftaran lelang dan pekerjaan perbaikan di dua jalan tersebut dapat dimulai akhir bulan Oktober 2011. Selain mendapat dana dari APBDP, kota Samarinda juga akan memperoleh bantuan dari APBDP Provinsi Kaltim untuk perbaikan jalan. Namun, berapa persis besarnya dana bantuan itu belum diketahui. Pemkot Samarinda telah mengusulkan bantuan perbaikan jalan ke APBDP Kaltim sebesar Rp50 miliar. aon
|