Mutasi Pejabat Dinilai Tak Profesional2011-10-10 01:03:22
Bontang, Diera pemerintahan Walikota Adi Darma dan Wakil Walikota Isro Umarghani beberapa waktu lalu yang merombak struktur Pemerintahan untuk kali ketiga, memutasi beberapa jabatan struktural Eselon III. Namun mutasi kali ini, muncul kritikan sejumlah LSM, termasuk Komite Pemantau Kebijakan Publik.(KPKP) menilai dan menelisik mutasi kali ini berbau politik.”Sehingga kesannya tidak profesional dan transfaransi. ujar juru bicara KPKP Amirullah saat menghubungi media ini 09/10 Amir menambahkan, "seyogyanya, pemerintahan Adi -Isro haruslah flexible dan balance, sehingga tidak terkesan pilih kasih alias orang-orang dekatnya saja, Ia juga menilai hasil Assasmen yang dilakukan oleh Pemerintah ternyata hanyalah pepesan kosong, beber dia yang kebetulan selaku pengcab PSSI ini. berharap, kedepannya agar pemeritahan Adi-Isro lebih memihak pada profesionalisme ketimbang individual sehingga menghasilkan pemerintahan yang bersih dan bebas dari KKN. Hal senada di ungkapkan FPKP (Forum Peduli Kebijakan Pemerintah) Suudi I"a menilai pemerintahan Adi-Isro. kebijakan lebih banyak di dominasi oleh Wakilnya Isro Umarghani, sehingga roda pemerintahan lebih cenderung ke Bontang II bukan Bontang I Ini bukan saja asal berstatmen melainkan hasil suvei kami selama ini. Beber Suudi. "Apabila hal ini terus menerus berlangsung maka dipastikan pemerintahan kedepan akan Pincang." Tandasnya.wan
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...