Festival Jepen Sarana Promosi Destinasi Pariwisata2011-10-10 01:12:58
TANJUNG REDEB, Pariwisata merupakan salah satu sektor andalan dalam memberikan kontribusi pada pendapatan negara atau sebagai penghasil devisa. Salah satu uapaya untuk meningkatkan dan mengembangkan sektor pariwisata nasional adalah dengan melakukan upaya terobosan, salah satu upaya Penyelenggaraan Festival Jepen yang merupajan kegiatan pentas tari tradisional. Hal ini diungkapkan Dra Titien M Soekarya staf ahli Menteri bidang ekonomi dan IPTEK Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata pada pembukaan Festival Jepen se Indonesia di GOR Pemuda Tanjung Redeb, Sabtu sore puku 15.30 wita. Hadir Bupati Berau Drs H MAkmur HAPK MM,Ir H Achmad Rifai MM, Kepala Dinas Pariwisata Kaltim Drs H Adha, Ketua DPRD Ir Hj ELita Herlina, masyarakat berau yang menonton ajang festival. Festival Jepen adalah suatu kegiatan pentas seni tradisional yang menjadi seni budaya masyarakat di Kalimantan, Sumatera dan juga bebrapa daerah di negara tetangga seperti Malaysia dan negara tetangga. Festival Jepen diharapkan menjadi sarana untuk mempromosikan destinasi pariwisata disamping sebagai sarana untuk mengali dan mempromosikan seni budaya yang dimiliki sehingga menjadi salah satu daya tarik untuk berkunjung ke suatu destinasi wisata. "Saya bangga, Kabupaten Berau merupakan salah satu tujuan wisata yang sangat menarik, dengan jumlah kunjungan wisata tahun 2010 kemarin, pengunjung obyek wisata domestik dan asing berjumlah 23.078 orang terdiri dari domistik 20.844 dan asing 2.234 orang." kata Titien , yang disambut applaus audiens. Festival Jepen ini merupakan kalender tahunan, yang merupakan ketiga kalinya. Sebelumnya di Bulungan dan Tarakan, "Dan mengapa Kementerian Kebudayaan dan PAriwisata memilih Berau sebagai tuan rumah? karena Berau memiliki obyek wisata yang sangat menarik seperti Pulau Derawan, Sangalaki, Kakaban dan Pulau Maratua," kata Titien lagi. Pembukaan Festival ditandai dengan ditabuhnya gendang oleh Titien staf ahli yang mewakili Menteri Kebudayaan dan Pariwisata bersama Bupati Berau. Pembukaan dilanjutkan dengan suguhan tarian Jepen dari tuan rumah. Usai pembukaan, Even Organizer (EO) Festival Jepen mengelar jumpa pers. Dalam jumpa pers tersebut Titien disuguhi pertanyaan lantaran Fsstival kurang peserta dari luar Kaltim. Bahkan kemarin peserta grup Jepen dari Kalteng mengundurkan diri. Semula 17 peserta , sejumlah 15 peserta mengundurkan diri, sehingga hanya 12 peserta berkompetisi di ajang festival. Titien yang didampingi Trindiana M Tikupasang SE, KAsubdit Promosi Pariwisata, menyebutkan fihak Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata cukup gencar mensosialisasikan festival Jepen dengan tuan rumah Kabupaten Berau. "Lantaran Negeri tetangga Johor Malaysia juga mengelar Festival Jepen, kemungkinan besar peserta mengikuti ajang di sana," sebut Trindiana. Even festival ini disebutkan Titien mematok target, agar menambah daya tarik untuk kunjungan destinasi pariwisata, mengembangkan seni budaya jepin yang merupakan warisan nenek moyang, serta mengkader pemusik tradisional yang mengiringi tarian Jepen. "Kerap kita lihat, pemusik yang mengiringi tarian Jepen rata rata jarang yang berusia muda. Sangat diperlukan pemusik yang muda memahami, mempelajari musik tradisional," kata Titien. Dan ini tidak lepas dari dukungan semua fihak untuk mengembangkan seni budaya tradisional, termasuk peran pers untuk memotivasi dan membangkitkan semangat melalui informasinya yang bersifat edukasi dalam penulisan. hel
|