Irianto : Jadilah Orang Yang Bermanfaat Bagi Orang Lain2011-10-10 01:16:26
SAMARINDA, Sekretaris Provinsi Kalimantan Timur Dr H Irianto Lambrie menegaskan agar para pegawai (Pegawai Negeri Sipil/PNS) hendaknya menjadi orang yang memberikan bermanfaatbagi orang lain bukan sebaliknya. “Jadilah orang (PNS) yang mampu memberikan manfaat bagi orang lain, bukan sebaliknya memanfaatkan orang lain,” harap Irianto Lambrie saat memberikan Ceramah Umum di hadapan peserta Latihan Pra Jabatan Golongan I dan II Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim di Ruang Serbaguna Ruhui Rahayu, Kamis (6/10). Menurut dia, sebagai pegawai yang memiliki tugas pokoknya memberikan pelayanan berarti haruslah melaksanakan kewajibannya tersebut sebaik-baiknya. Sebab, sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak bermanfaat bagi orang lain. Sebab, ada saja orang yang sudah memiliki posisi ataupun jabatan lupa akan kewajibannya itu. Namun, pegawai itu malah memanfaatkan posisi yang dimilikinya untuk memperdaya orang lain. Selain itu, dengan posisi atau jabatan yang dimilikinya dimanfaatkan untuk mensejahterakan dirinya tanpa menghiraukan kepentingan instansi yang dipimpinnya, apalagi berpikir untuk mensejahterakan bawahan dilingkungan kerjanya. “Pola-pola berpikir seperti ini masih saja terjadi terutama apabila kita tidak memiliki komitmen serta integritas yang tinggi terhadap tugas dan tanggungjawab serta kewajibannya sebagai seorang PNS,” jelasnya. Padahal, kewajiban pegawai dalam memberikan pelayanan publik sangat bermanfaat sekali dalam ikut mensukseskan program organisasi (pemerintahan) khususnya instansi tempat dia mengabdikan diri. Disebut pegawai sebagai pelayan publik yakni memberikan pelayanan bagi masyarakat atau memberikan manfaat bagi orang banyak. Dengan kata lain, dalam hidup ini kalau kita mau membantu orang lain pasti akan mendapatkan imbalan sesuai dengan amalan yang dikerjakan. “Mulai saat ini para CPNS yang nantinya akan menjadi PNS haruslah mengerti dan paham akan tugas pokok serta tanggungjawabnya terlebih kewajibannya kepada pemerintah selaku abdi negara dan masyarakat selaku pelayan publik. Bahkan komitmen ini telah dituangkan melalui penandatanganan fakta integritas bagi setiap pegawai, hendaknya bukan seremonial semata tetapi komitmen awal kita untuk mengabdikan diri,” ujar Irianto Lambrie. Ditambahkannya, guna mendukung komitmen tersebut harus didukung dengan sikap selalu bersyukur. Sebab, dari sekian ribu lulusan sekolah dan perguruan tinggi di Kaltim yang mengikuti tes CPNS hanya beberapa orang saja lulus dan diterima. Begitu pula, dari sekian ratus pejabat eselon hanya beberapa saja yang dipercaya untuk menjadi pimpinan di SKPD. adv
|